Site icon Ujung Jari

Ribuan Kades Digembleng di Markas TNI Rindam Gowa, Talenrang Minta Kepala Desa Lebih Inovatif

GOWA, UJUNGJARI.COM — Sebanyak 2.266 kepala desa se Sulawesi Selatan mengikuti pendidikan dan pelatihan peningkatan kapasitas dan kualitas tata kelola pemerintahan desa.

Pelatihan yang dikemas dalam konsep Jambore Kepala Desa ini dibuka resmi Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman (ASS) di lapangan Rindam XIV Hasanuddin pada Jum’at (12/12) di Desa Pakkatto, Kecamatan Bontomarannu, Kabupaten Gowa.

Di hadapan ribuan kepala desa ini, Gubernur ASS menekankan bahwa desa menjadi basis kekuatan sosial ekonomi yang harus mendapatkan perhatian serius pemerintah.

ASS menegaskan, pembangunan desa merupakan fondasi penting dalam pembangunan nasional maupun daerah. Dengan konsentrasi penduduk yang masih dominan berada di desa.

“Membangun dari desa dan dari bawah untuk pemerataan ekonomi dan pemberantasan kemiskinan adalah sebuah komitmen kita untuk mewujudkan cita-cita Presiden Prabowo melalui Asta Cita keenam, ” sebut ASS dihadapan para kepala desa dari seluruh kabupaten di Sulsel.

Gubernur pun menjabarkan bahwa pemerintah provinsi telah berhasil membentuk 100 persen Koperasi Merah Putih di seluruh desa dan kelurahan. Sebanyak 3.059 koperasi kini aktif, terdiri dari 2.266 koperasi desa dan 793 koperasi kelurahan yang menjadikan Sulsel sebagai salah satu provinsi tercepat memenuhi target pembentukan koperasi berbadan hukum.

“Karena itu, saya harap seluruh kepala desa terus membangun desa yang maju dan berkarakter, mengelola potensi desa secara produktif, memperkuat kolaborasi dengan BUMDes dan UMKM serta melaksanakan pemerintahan desa yang melayani dan berorientasi pada prioritas pembangunan,” tandas ASS.

Sementara itu Bupati Gowa Husniah Talenrang berharap pada jambore, para kepala desa yang ikut khususnya 121 kepala desa di wilayah Gowa dapat mengikuti kegiatan pelatihan dan pendidikan yang dilaksanakan empat hari sejak dibuka pada Jum’at kemarin.

Bupati Gowa yang lebih akrab disapa Talenrang ini menekankan bahwa melalui berbagai kebijakan dan regulasi, pemerintah terus meningkatkan kualitas pembangunan desa, pemberdayaan masyarakat serta penguatan aparatur desa salah satunya melalui peningkatan kapasitas dan kualitas kepala desa ini.

Bagi 121 kepala desa di Gowa yang diikutkan dalam Jambore ini menurut Talenrang menjadi momentum penting untuk peningkatan kapasitas dan kualitas tata kelola pemerintahan desa. Alasannya karena jelas mampu memperkaya wawasan, meningkatkan kompetensi serta memperkuat kemampuan kepala desa dalam mengelola pemerintahan, pembangunan dan pemberdayaan masyarakat.

Karena itu Talenrang, meminta seluruh kepala desa Gowa yang ikut didalamnya harus mengikuti setiap materi, diskusi dan praktek baik yang diperoleh.

“Sekembali dari kegiatan ini, semua ilmu yang diperoleh harus menjadi bekal untuk diterapkan di desa masing-masing. Seluruh kepala desa khususnya di Gowa harus inovatif dalam membangun desanya. Potensi desa harus diolah secara kreatif baik di sektor ekonomi, pelayanan publik, administrasi pemerintahan maupun pemanfaatan teknologi digital,” tandas Bupati Gowa.

Talenrang juga mengingatkan para kepala desa untuk memperkuat jejaring dan kolaborasi antar kepala desa, memperluas jaringan kerja dan membangun kemitraan yang kuat antar desa juga antar kabupaten kota dan dengan berbagai lembaga pendukung desa. Kolaborasi ini sebutnya, penting untuk mempercepat peningkatan status desa dan kesejahteraan masyarakat.

Pembukaan jambore tersebut, turut dihadiri perwakilan Kemendes, Wakil Gubernur Sulsel Fatmawati, Pangdam XIV Hasanuddin Mayjen TNI Bangun Nawoko dan para petinggi daerah lainnya dan sejumlah kepala daerah se Sulsel. –

Exit mobile version