Site icon Ujung Jari

Ribuan Ketua OSIS Outbound Bersama Gubernur Sulsel dan Bupati Gowa di Buper Caddika

GOWA, UJUNGJARI.COM — Sebanyak 1.056 ketua dan wakil ketua OSIS SMA/SMK/SLB se-Sulawesi Selatan tumpah ruah di Bumi Perkemahan Caddika, Kabupaten Gowa. Ribuan pengurus inti OSIS ini akan berada di Caddika Limbung, Kecamatan Bajeng selama tiga hari mulai Jum’at (12/12) hingga Minggu (14/12) lusa

Di Bumi Perkemahan Caddika ini, para ketua dan wakil ketua OSIS ini akan menjalani berbagai rangkaian kegiatan yang dikemas dalam Jambore OSIS 2025 yang intinya menjadi penguatan leadership kepemimpinan sejak dini.

Selama di lokasi, para peserta akan mengikuti berbagai kegiatan seperti penguatan ketahanan keluarga, demokrasi berkelanjutan, etika bermedia sosial, public speaking, problem-solving, leadership,
hingga simulasi menata karier masa depan. Ada pula kegiatan bakti lingkungan, outbound, dialog tokoh hingga api unggun.

Salah satu peserta yakni Ketua OSIS SMA Negeri 20 Gowa bernama Salwa Almunawarah mengaku sangat senang bisa ikut dalam Jambore OSIS ini. Sungguh kegiatan ini baginya adalah sebuah momen terbaik sebagai pendidikan intra sekolah yang diakuinya cukup bagus bagi dirinya pribadi, juga teman-temannya.

Diakuinya, kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari kegiatan pemilihan ketua OSIS yang dilakukan sebelumnya.

“Pemilihan itu telah usai dan sekarang adalah momen mendapatkan wawasan bagaimana pola leadership yang baik. Tentunya tata cara berorganisasi di sekolah. Proses pemilihan ketua OSIS di sekolah saya kemarin dikawal langsung oleh KPU Gowa dan kami semua dilatih dan dibina mengikuti tahapan layaknya Pemilu. Kemarin itu saya juga ikut dalam pemilihan dan saya membawa program unggulan OSIS Care, yaitu gerakan kepedulian sosial untuk membantu siswa yang terdampak bencana dan musibah, ” kata Salwa.

Salwa pun mengaku termotivasi untuk melatih jiwa kepemimpinannya. Dan saat ini telah terpilih sebagai Ketua OSIS di sekolahnya.

Jambore OSIS 2025 ini merupakan tindak lanjut dari Pemilihan Ketua OSIS Serentak dan Online pada 29 September 2025, dengan jumlah peserta 809 pasangan calon dan 150.000 pemilih online (di luar pemilih offline).

Kegiatan ini pun diapresiasi tinggi Bupati Gowa Husniah Talenrang. Saat menghadiri pembukaan Jambore OSIS se-Sulawesi Selatan di Bumi Perkemahan Cadika pada Jumat (12/12) kemarin, Talenrang (sapaan akrab Bupati Gowa) berharap kegiatan temu para pengurus inti OSIS ini dapat terus berkelanjutan.

Bupati Gowa bangga sebab, Jambore OSIS ini digelar di Bumi Perkemahan Caddika yang merupakan lokasi perkemahan terbesar kedua setelah Cibubur Jakarta. Tak heran jika Buper Caddika terus dibenahi untuk menjadi tempat refresentatif bagi kegiatan besar kepramukaan dan lainnya.

“Saya berterimakasih karena Buper Caddika dipilih sebagai tempat pelaksanaan Jambore OSIS ini. Ini satu kehormatan bagi masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Gowa. Saya yakin melalui jambore ini, tentu akan dapat meningkatkan kebersamaan, kekompakan, kreativitas dan pengembangan diri bagi seluruh siswa,” papar Talenrang.

Bupati Gowa menyebutkan bahwa Jambore OSIS ini menjadi wadah pembentukan karakter, kompetensi dan kepemimpinan melalui berbagai kegiatan yang dikemas mulai dari diskusi hingga pelaksanaan seni dan budaya.

“Pendidikan sangat berperan dalam menghadapi globalisasi. Sehingga generasi muda harus memiliki kompetensi abad 21 seperti keterampilan digital, berpikir kritis, kolaborasi, penguatan karakter dan moral, serta wawasan global. Ini penting agar mampu bersaing, berinovasi, beradaptasi terhadap perubahan teknologi, menjaga nilai lokal dan berkontribusi positif bagi bangsa. Dari OSIS diharapkan lahir calon pemimpin masa depan, baik di tingkat daerah maupun nasional,” harap Talenrang.

Ungkapan support juga disampaikan Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman yang membuka resmi jambore tersebut. Andi Sudirman mengatakan Jambore OSIS ini merupakan ruang pembelajaran besar yang memadukan karakter, kreativitas, kepemimpinan dan wawasan kebangsaan.

“OSIS bukan sekadar organisasi tapi miniatur kepemimpinan. Di sinilah para pelajar belajar mengambil keputusan, mengelola perbedaan, merancang program dan mempertanggungjawabkan amanah. Semua itu adalah fondasi yang sangat penting di masa depan dan kami memandang Jambore OSIS sebagai investasi strategis,” kata Gubernur.

Gubernur Sulsel pun berharap jambore ini menjadi pemimpin yang inklusif, terbuka dan berintegritas.

“Pemimpin hebat bukan diukur dari banyaknya orang yang mengikuti perintah tapi dari banyaknya orang yang tumbuh karena kepemimpinannya,” pesan Andi Sudirman.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Gowa Hasrul Abdul Rajab yang juga aktivis pemuda ini menilai, Jambore OSIS ini selain membentuk karakter juga melatih jiwa kepemimpinan. Melatih siswa untuk mampu mengendalikan egoisme saat memimpin.

“Bapak gubernur ASS itu dulunya pernah jadi ketua OSIS itupun saat masih beliau SMP kemudian di SMA. Ini bisa menjadi contoh bagi anak-anak kita kedepan bahwa sangat penting mengikuti organisasi semenjak di sekolah agar kelak dewasa, pemikiran leader sudah tertanam sehingga akan lebih muda jika diberi amanah memimpin organisasi atau lembaga apapun, ” kata HAR yang juga seorang aktivis ini.

Usai seremoni pembukaan, Gubernur bersama Bupati Gowa juga Wakil Ketua DPRD Gowa dan para aparat lainnya seperti Kadis Pendidikan Sulsel dan Kadis Pendidikan Gowa yang hadir melakukan dialog interaktif dengan para peserta. Dialog ini secara tidak langsung melihat pola tingkat peserta dalam berpendapat dan tipikalnya sebagai pemimpin. –

Exit mobile version