MAKASSAR, UJUNGJARI.COM — Tingkat kepuasan masyarakat terhadap pelayanan publik di Kantor Kecamatan Tamalanrea, Kota Makassar, dinilai sangat memuaskan. Hal ini berdasarkan hasil wawancara langsung dengan warga dari delapan kelurahan yang ada di Kecamatan Tamalanrea.
Ketua Forum Pelayanan Publik Makassar, Hendra Nic Arthur, mengungkapkan bahwa mayoritas warga merasa puas dengan kinerja aparatur kecamatan, mulai dari pelayanan administrasi kependudukan hingga responsivitas petugas dalam melayani kebutuhan masyarakat.
“Dari hasil wawancara kami dengan warga di delapan kelurahan, tingkat kepuasan masyarakat sangat tinggi. Pelayanan dinilai cepat, ramah, dan prosedurnya jelas,” ujar Hendra, Jumat (12/12/2025).
Berdasarkan hasil penilaian tersebut, sebanyak 55 persen warga menyatakan sangat puas, 30 persen puas, 10 persen cukup puas, dan hanya 5 persen yang menyatakan tidak puas terhadap pelayanan di Kantor Kecamatan Tamalanrea.
Menurut Hendra, capaian ini menunjukkan adanya komitmen pemerintah kecamatan dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik serta membangun kepercayaan masyarakat. Ia berharap kualitas layanan tersebut dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan.
“Pelayanan publik yang baik adalah kunci kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah. Kecamatan Tamalanrea sudah berada di jalur yang tepat,” tambahnya.
Forum Pelayanan Publik Makassar juga mendorong agar evaluasi pelayanan tetap dilakukan secara berkala, dengan melibatkan partisipasi warga sebagai pengguna langsung layanan pemerintah.
Metode Survei
Survei tingkat kepuasan pelayanan publik ini dilakukan oleh Forum Pelayanan Publik Makassar periode 2024/2025 dengan metode wawancara langsung kepada masyarakat pengguna layanan di Kantor Kecamatan Tamalanrea. Responden berasal dari delapan kelurahan yang ada di wilayah Kecamatan Tamalanrea.
Wawancara dilakukan secara acak kepada warga yang pernah mengurus layanan administrasi, seperti kependudukan, dan pelayanan umum lainnya. Penilaian meliputi beberapa indikator, di antaranya kecepatan pelayanan, keramahan petugas, kejelasan prosedur, transparansi, serta kenyamanan fasilitas pelayanan.
Hasil wawancara kemudian diklasifikasikan ke dalam empat kategori penilaian, yaitu sangat puas, puas, cukup puas, dan tidak puas, untuk menggambarkan secara objektif tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja pelayanan publik di Kantor Kecamatan Tamalanrea.
Sejumlah warga juga menilai Camat Tamalanrea, M. Iqbal, S.STP, patut mendapat apresiasi atas kinerja dan kepemimpinannya. Ia dinilai sebagai salah satu pemimpin wilayah kecamatan yang paling responsif, terbuka, dan dekat dengan masyarakat.
Menurut warga, M. Iqbal mampu membangun budaya pelayanan yang disiplin dan humanis, serta aktif melakukan pengawasan langsung terhadap kinerja aparatur kecamatan. Kepemimpinannya dinilai berhasil menciptakan suasana pelayanan yang tertib, cepat, dan berorientasi pada kebutuhan warga.
“Pak Camat sering turun langsung memantau pelayanan dan terbuka menerima masukan warga. Ini yang membuat pelayanan di Tamalanrea terasa berbeda dan lebih baik,” ujar Andi Baso salah seorang warga yang ditemui.
Andi Baso berharap, pola kepemimpinan dan pelayanan yang diterapkan di Kecamatan Tamalanrea dapat menjadi contoh bagi kecamatan lain di Kota Makassar dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik. (drw)
