MAKASSAR, UJUNGJARI.COM – Lembaga Dakwah Islamiah Indonesia (LDII) Kecamatan Tamalate menginisiasi pertemuan unsur masyarakat dan aparat keamanan pasca Pemilihan Ketua RT/RW.
Pertemuan berlangsung di Masjid Nurul Huda Gunungsari Kelurahan Mannuruki Kecamatan Tamalate, Minggu (14/12/2025). Kegiatan yang digelar bekerja sama dengan Polsek Tamalate itu dikemas dalam agenda Tudang Sipulung.
Pertemuan ini dirangkaikan dengan salat Isha berjamaah. Ketua LDII Kecamatan Tamalate, Sutrisno Sulaiman menyampaikan, pertemuan ini diinisiasi untuk mengembalikan kehidupan bermasyarakat yang aman dan tentram.
Pertemuan ini digelar menyusul banyaknya gejolak yang muncul di sejumlah kelurahan setelah pemilihan. “Dengan kondisi pemilihan RT/RW serentak kemarin yang menimbulkan berbagai gejolak di beberapa kelurahan, kami hadir untuk mengadakan Tudang Sipulung,” ucap Sutrisno, Senin (15/12/2025).
Dalam agenda ini hadir Pjs Ketua RT dan RW, serta 30 Ketua RT dan 8 RW terpilih hasil pemilihan serentak. Hadir juga jajaran LPM, Babinsa, Binmas, hingga FKPM.
Kapolsek Tamalate bersama jajaran kanit juga turut hadir dalam kegiatan tersebut. Ini menjadi bentuk dukungan aparat keamanan terhadap upaya menjaga kondusivitas wilayah.
LDII dan kepolisian memahamkan masyarakat tentang budaya Sipakalebbi (saling memuliakan), Sipakainga (saling mengingatkan) dan Sipakatau (saling memanusiakan). Kegiatan ini diharapkan mampu meredam konflik, khususnya di wilayah Manuruki. Serta memperkuat sinergi masyarakat dalam mendukung dan menindaklanjuti program-program Pemerintah Kota Makassar.
“Kami harap permasalahan, gesekan-gesekan yang terjadi di wilayah khususnya wilayah Manuruki kemarin, itu bisa diselesaikan dengan secara duduk bersama dan saling bermusyawarah,” harap Sutrisno.
Para RT/RW terpilih seharusnya merangkul seluruh masyarakat tanpa pandang bulu. Kontestasi telah usai, saatnya jadi sosok terdepan dalam melayani masyarakat. Diharapkan kegiatan ini jadi contoh bagi kelurahan lain dalam rangka mengembalikan stabilitas wilayah. (*)
