MAKASSAR, UJUNGJARI.COM — Warga Perumahan NHP (Nusa Harapan Permai), Kelurahan Buntusu, Kecamatan Tamalanrea, Kota Makassar, mengeluhkan maraknya ternak sapi yang berkeliaran bebas di area permukiman.
Keberadaan sapi liar tersebut dinilai sangat meresahkan karena kerap menghamburkan sampah warga dan mengganggu kenyamanan lingkungan.
Nardi (44) warga NHP menyebutkan, sapi-sapi yang berkeliaran sering merobek kantong sampah yang digantung di pagar rumah, meski sampah tersebut diletakkan di bagian dalam pagar. Akibatnya, sampah berserakan hampir di setiap rumah warga.
“Sudah diikat dan digantung di dalam pagar, tapi tetap dihamburkan. Hampir setiap hari terjadi,” keluh Nardi.
Keluhan tersebut juga disampaikan Firman warga NHP lainnya. Ia menilai persoalan sapi liar yang berkeliaran di perumahan menjadi pekerjaan rumah (PR) bagi para ketua RT dan RW yang baru terpilih.
“Ini PR bagi pejabat ketua RT dan RW untuk mengedukasi serta memberikan pemahaman kepada pemilik sapi. Banyak sapi yang tidak diternakkan atau dikandangkan, sehingga bebas berkeliaran dan sangat meresahkan warga,” ujarnya, Senin (15/12).
Menurutnya, kondisi tersebut tidak hanya mengganggu kebersihan lingkungan, tetapi juga berpotensi menimbulkan masalah keamanan dan kesehatan bagi warga. Oleh karena itu, ia meminta pemerintah setempat untuk segera turun tangan.
“Pemerintah dalam hal ini Tripika, bersama RT dan RW, harus turun tangan untuk menciptakan rasa nyaman dan aman bagi warga masyarakat Perumahan NHP,” tegasnya.
Warga berharap ada tindakan tegas terhadap pemilik ternak sapi, termasuk penertiban dan kewajiban mengandangkan hewan ternak, agar lingkungan permukiman kembali bersih, aman, dan nyaman. (drw)
