MAKASSAR, UJUNGJARI.COM – Dugaan penyerobotan fasilitas umum (fasum) oleh toko “Sukses Bangunan” di poros Jalan Perintis Kemerdekaan, tepat di depan Hotel Dalton, terus menuai sorotan. Namun hingga kini, sikap aparat pemerintah setempat justru memunculkan tanda tanya besar. Lurah Pai dan Trantib/ Satpol PP BKO Kecamatan Biringkanaya diduga “masuk angin” lantaran tak kunjung mengambil langkah tegas.
Pantauan di lapangan menunjukkan adanya bangunan permanen yang diduga berdiri di atas area fasum. Ironisnya, meski persoalan ini telah lama disorot publik, belum terlihat tindakan konkret berupa teguran ataupun penertiban dari pihak berwenang.
Kepala Seksi Trantib Kecamatan Biringkanaya, Adi Yacub, saat dikonfirmasi media ini, enggan memberikan penjelasan gamblang. Ia mengaku belum mengetahui secara detail persoalan tersebut.
“Saya tidak tahu, sebentar saya koordinasi dulu sama Pak Camat dan Satpol PP,” ujar Adi singkat saat dikonfrimasi via telepon WA.
Sikap serupa juga ditunjukkan Lurah Pai, Ikhwan. Saat dihubungi via WA untuk dimintai keterangan terkait dugaan pelanggaran fasum itu, Ikhwan memilih bungkam dan tidak memberikan respons apa pun.
Bungkamnya aparat kelurahan dan sikap saling lempar koordinasi dari Trantib kecamatan memicu kecurigaan publik. Aparat Kelurahan Pai bersama Trantib/Satpol PP pun diduga “masuk angin”, sehingga terkesan ragu bahkan enggan menegur pemilik toko yang diduga melanggar aturan.
Warga sekitar berharap pemerintah kota, khususnya Satpol PP Kota Makassar, segera turun tangan dan bersikap tegas. Mereka menilai pembiaran terhadap dugaan penyerobotan fasum dapat menjadi preseden buruk serta mencederai rasa keadilan, terlebih jika hukum hanya tajam ke bawah namun tumpul ke atas. (drw)
