Site icon Ujung Jari

Pemerhati Desak Dishub dan Ditlantas Tertibkan PO AKAP di Poros Perintis Kemerdekaan

MAKASSAR, UJUNGJARI.COM — Sejumlah pemerhati transportasi dan tata kota mendesak Dinas Perhubungan (Dishub) serta Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sulawesi Selatan untuk segera menertibkan aktivitas perusahaan otobus (PO) AKAP yang beroperasi di sepanjang poros Jalan Perintis Kemerdekaan.

Aktivitas bus AKAP yang kerap berhenti sembarangan, parkir di badan jalan, serta menaikkan dan menurunkan penumpang di luar terminal resmi dinilai menjadi salah satu pemicu utama kemacetan di jalur vital tersebut.

“Kalau tidak mampu menertibkan PO AKAP yang menjadikan bahu dan badan jalan sebagai terminal bayangan, paling tidak Dishub dan Ditlantas harus menempatkan petugas secara permanen untuk mengatur arus lalu lintas,” ujar Nur Alim, salah satu pemerhati transportasi, Kamis (18/12).

Menurutnya, kemacetan di poros Perintis Kemerdekaan sudah berlangsung lama dan semakin parah pada jam sibuk utamanya di sore hari. Kondisi ini dinilai merugikan pengguna jalan, mulai dari pengendara pribadi, angkutan umum, hingga kendaraan logistik.

Nur Alim menegaskan, pembiaran yang terus berulang akan memperkuat kesan lemahnya pengawasan dan penegakan aturan lalu lintas. Ia juga mengingatkan bahwa keberadaan terminal resmi seharusnya menjadi satu-satunya lokasi aktivitas naik turun penumpang bus AKAP.

“Kalau dibiarkan, kemacetan akan dianggap hal biasa. Padahal ini menyangkut keselamatan, kenyamanan, dan wajah kota,” tegasnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Dishub maupun Ditlantas Polda Sulsel terkait desakan penertiban tersebut.  (drw)

Exit mobile version