Site icon Ujung Jari

Maraknya Gudang di BTP Picu Kemacetan, Warga Keluhkan Truk Bongkar Muat

MAKASSAR, UJUNGJARI.COM — Warga Bumi Tamalanrea Permai (BTP), Kecamatan Tamalanrea, Kota Makassar, menyoroti maraknya aktivitas gudang dan bongkar muat barang skala besar di kawasan permukiman padat penduduk.

Keberadaan gudang-gudang tersebut dinilai menjadi biang kemacetan sekaligus mengganggu ketertiban umum.

Warga mendesak pemerintah kota bersama aparat terkait segera menertibkan gudang yang beroperasi di tengah kawasan hunian. Pasalnya, aktivitas keluar-masuk kendaraan besar kerap menutup badan jalan dan menghambat arus lalu lintas, terutama pada jam-jam sibuk.

“Setiap hari truk besar bongkar muat. Jalan jadi sempit, macet, dan sangat mengganggu warga yang melintas,” keluh Haeruddin salah seorang warga BTP.

“Semua toko bangunan di BTP punya gudang penyimpanan, itu harus ditertibkan. Tidak boleh ada gudang dalam kawasan pemukiman,” ujarnya.

Dari pantauan di lapangan, sejumlah toko bahan bangunan di poros BTP diduga menyalahgunakan fungsi bangunan. Toko yang relatif kecil itu justru dijadikan sebagai tempat penyimpanan bahan bangunan dalam jumlah besar, sehingga menyerupai gudang.

Aktivitas bongkar muat material seperti semen, besi, dan bahan bangunan lainnya kerap dilakukan di bahu jalan. Kondisi ini tidak hanya memicu kemacetan, tetapi juga berpotensi membahayakan pengguna jalan lainnya.

Warga berharap pemerintah kota melalui Dinas Penataan Ruang, Dinas Perhubungan, serta Satpol PP melakukan penertiban tegas terhadap gudang ilegal yang berada di kawasan permukiman. Selain penataan lalu lintas, warga juga meminta adanya penegakan aturan terkait peruntukan bangunan agar kawasan hunian tetap nyaman dan tertib.

“Kalau memang gudang, harusnya di kawasan industri, bukan di tengah permukiman warga,” tegas Ridwan warga BTP lainnya.  (drw)

Exit mobile version