Site icon Ujung Jari

Biang Macet, Warga Desak Tinjau Ulang Andal Lalin Toko Satu Sama di Perintis Kemerdekaan

MAKASSAR, UJUNGJARI.COM — Warga dan pengguna jalan mendesak Direktorat Jenderal Perhubungan Darat untuk meninjau ulang Analisis Dampak Lalu Lintas (Andalalin) pusat pertokoan Satu Sama yang berada di Jalan Perintis Kemerdekaan, Kecamatan Tamalanrea, Makassar.

Desakan tersebut muncul akibat kondisi lalu lintas yang kerap macet, khususnya di sekitar traffic light Perempatan BTP Tamalanrea. Salah satu penyebab utama kemacetan adalah kendaraan roda empat yang parkir di atas bahu jalan tepat di depan toko Satu Sama, serta aktivitas mobil kanvas pengangkut material yang sering melakukan bongkar muat di bahu jalan poros Perintis.

Warga menilai, kondisi jalan nasional tersebut sudah sempit, dan padat kendaraan, sehingga penggunaan bahu jalan untuk parkir dan loading sangat mengganggu arus lalu lintas, terutama pada jam-jam sibuk pagi dan sore hari.

“Jalan ini sudah lama jadi langganan macet. Kalau ditambah parkir dan bongkar muat di bahu jalan, arus lalin pasti tersendat,” ujar Andi Jasruddin salah seorang warga, Jumat (26/12).

Pemerhati transportasi perkotaan, Muhammad Ikhsan, menilai perlu ada evaluasi serius terhadap Andalalin pusat pertokoan tersebut. Menurutnya, setiap pusat aktivitas ekonomi di jalan utama wajib menyediakan manajemen lalu lintas yang memadai, termasuk kantong parkir dan zona khusus bongkar muat.

“Jika aktivitas usaha memanfaatkan bahu jalan, itu menandakan Andalalin tidak berjalan atau tidak diawasi dengan baik. Bahu jalan bukan untuk parkir, apalagi loading material,” tegas Ikhsan.

Ia menambahkan, pembiaran terhadap pelanggaran ini tidak hanya memicu kemacetan, tetapi juga berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas. Oleh karena itu, Direktorat Jenderal Perhubungan Darat (Kementerian Perhubungan RI), bersama Ditlantas Polda Sulsel diminta segera turun ke lapangan melakukan penertiban dan audit ulang Andalalin.

“Dirjen perhubungan darat dan Ditlantas harus hadir. Evaluasi Andalalin, penertiban parkir liar, serta penjadwalan bongkar muat di luar jam sibuk harus segera diterapkan,” jelasnya.

Ia berharap langkah tegas segera dilakukan agar fungsi Jalan Perintis Kemerdekaan sebagai jalur utama tetap lancar dan aman bagi seluruh pengguna jalan.  (drw)

Exit mobile version