MAKASSAR, UJUNGJARI.COM – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, mengingatkan para ketua RT dan RW terpilih agar menjalankan perannya secara maksimal dalam melayani masyarakat.
Ia menegaskan bahwa jabatan RT dan RW bukanlah simbol kekuasaan, melainkan amanah yang menuntut kerja nyata di tengah-tengah warga.
Menurut Munafri, RT dan RW merupakan ujung tombak pelaksanaan program pemerintah di tingkat paling bawah. Karena itu, dibutuhkan sosok yang benar-benar siap bekerja, terlibat aktif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat, bukan sekadar mengejar jabatan.
“RT dan RW ini bukan mencari bos atau jabatan. Mereka adalah orang-orang yang mau bekerja, melaksanakan program pemerintah, dan siap melayani masyarakat,” tegas Munafri dalam sebuah kegiatan, belum lama ini.
Ia juga menyinggung dinamika yang kerap muncul dalam kontestasi pemilihan RT dan RW. Perbedaan pilihan yang terjadi selama proses pemilihan, kata Munafri, harus segera diakhiri dengan kembali memupuk kerukunan warga.
“Tugas ketua RT dan RW adalah merekatkan kembali hubungan sosial masyarakat, tanpa membedakan latar belakang atau pilihan politik,” ujarnya.
Munafri menilai keberadaan RT dan RW sangat strategis sebagai jembatan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat. Oleh karena itu, para ketua RT dan RW dituntut untuk responsif terhadap berbagai persoalan lingkungan, mulai dari pelayanan administrasi kependudukan, keamanan dan ketertiban, kebersihan lingkungan, hingga penguatan solidaritas sosial di tengah masyarakat.
Salah satu sektor yang menjadi perhatian utama adalah kebersihan lingkungan. Ia berharap RT dan RW dapat menjadi penggerak kesadaran warga dalam pengelolaan sampah, menjaga kebersihan, serta menciptakan lingkungan yang sehat dan nyaman.
“Jika RT dan RW aktif, maka persoalan di masyarakat bisa cepat terdeteksi dan diselesaikan. Di situlah peran strategis mereka sebagai mitra pemerintah,” tutup Munafri. (**)
