Site icon Ujung Jari

Hati Damai Mulai Lakukan Rotasi Jabatan, 13 Pejabat Berganti Tempat

GOWA, UJUNGJARI.COM — Berhitungan 15 jam sebelum tutup tahun 2025 pada Rabu (31/12) tepatnya pukul 10.00 Wita, Bupati Gowa Husniah Talenrang bersama Wakil Bupati Gowa Darmawangsyah Muin (Hati Damai) mulai menggerakkan gerbong mutasi pejabat lingkup Pemkab Gowa.

Mutasi rotasi ini adalah yang pertama kali dilakukan dalam kepemimpinan Hati Damai di Kabupaten Gowa. Awalnya agenda pelantikan telah dirancang dilakukan pada beberapa bulan lalu, namun karena terkendala kesibukan Talenrang dan DM, nama popular kedua pemimpin Gowa ini sehingga mutasi tertunda. Dan baru jelang tutup tahun, giat penyegaran pejabat lingkup Pemkab Gowa pun dilaksanakan.

Tak banyak pejabat yang menjalani mutasi rotasi ini. Itupun tak ada yang dinonjobkan, ada yang dikukuhkan di tempatnya (unit kerja), ada yang digeser ke posisi yang sama namun tempat atau unit kerjanya berbeda.

Pada mutasi yang dilakukan Bupati Gowa di Baruga Karaeng Galesong kantor Pemkab Gowa, Rabu pagi tadi, totalnya 18 pejabat tinggi pratama terdiri dari 13 pejabat yang digeser tempat dan 5 pejabat hanya dikukuhkan saja.

Lima pejabat yang dikukuhkan yakni Kadis Lingkungan Hidup Azhari Azis, Kadis Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Sofyan Daud, Kadis Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kawaidah Alham, Kadis Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Indra Setiawan Abbas dan Kadis Perumahan Permukiman dan Pertahanan Abdullah Sirajuddin.

Sementara 13 pejabat yang dimutasi adalah
Zubair Usman semula menjabat Kepala BKPSDM menjadi Kadis Tanaman Pangan dan Hortikultura, Muh Basir jabatan semula Kadis PMD menjadi Staf Ahli Bidang Pemerintah, Muh Taslim dari Staf Ahli Bidang Pemerintahan dilantik jadi Kepala Balitbang, Muh Fajaruddin menjadi Kadis Perdagangan dan Perindustrian sebelumnya adalah Kadis Tanaman Pangan Hortikultura.

Kemudian Agusalim Harahap semula Inspektorat Daerah menjadi Kadis Perhubungan, Firdaus semula Kadis Perhubungan kini menjabat Kadis Damkar dan Penyelamatan. Syahrul Syahril awalnya duduk sebagai Asisten Bidang Perekonomian kini menjabat Inspektur Daerah.

Kadis Pemuda dan Olahraga Ary Mahdin Aspari menjabat Kadis Pariwisata dan Kebudayaan. Sedangkan Ratnawati semula Kadis Pariwisata dan Kebudayaan menjadi Kadis Ketahanan Pangan. Hasanuddin sema menjabat sebagai Kepala Balitbang kini menjabat Asisten Bidang Perekonomian.

Sementara Rostam kini diangkat jadi Kepala BKPSDM, Syamhari semula Kadis Ketahanan Pangan kini jadi Kadis PMD dan mantan Sekdis Nakertrans kini naik tingkat jadi Kepala Satpol PP.

Mutasi yang dilakukan ini menurut Bupati Gowa Husniah Talenrang adalah pengembangan karier bagi ASN. Ini dilakukan berdasarkan hasil evaluasi kinerja, rekam jejak dan obyektif. Serta sebagai kebutuhan penyegaran birokrasi agar birokrasi tidak stagnan tapi terus bergerak dan berkembang.

“Semua ini kita lakukan untuk memperkuat tata kelola pemerintahan. Jabatan tinggi pratama adalah jabatan strategis. Saya percaya para pejabat terlantik hari ini maupun yang dikukuhkan akan menjalankan amanah dengan baik. Ini pelantikan pertama pada masa kepemimpinan kami (Hati Damai). Saya ingin menegaskan pelantikan ini adalah bahagian dari penataan birokrasi yang strategis bukan semata mata rotasi jabatan, ” tandas Husniah.

Sebagai kompensasi pelantikan, Husniah pun meminta tiga hal utama yang mesti dilakukan para pejabat bersangkutan. Pertama, kata Husniah, harus segera menyesuaikan diri dengan tugas dan tanggung jawab di tempat yang baru.

“Saat ini tantangan daerah menuntut kecepatan, ketepatan dan keberanian mengambil keputusan, jadi harus segera menyesuaikan agar bisa langsung eksis bekerja. Yang kedua, saya minta dukung semua program Gowa Bersama serta perkuat visi misi Bupati-Wabup. Ketiga, tunjukkan kinerja yang terukur dimana saat ini penganggaran harus berbasis kinerja, inovasi pelayanan publik, pentingnya pengendalian belajar agar tepat sasaran serta optimalisasi pendapatan daerah yang legal berkelanjutan, ” papar Husniah.

Meski demikian, Husniah memberikan penekanan agar seluruh pejabat bekerja baik sebab akan dievaluasi secara berkala dan secara obyektif.

“Bagi yang berkinerja akan diapresiasi dan yang tidak memenuhi ekspektasi maka akan dievaluasi. Kita akan mulai menghitung evaluasi dari Januari sampai seterusnya, sehingga semuanya terukur dan terstruktur. Kita berharap semua inovatif dan termotivasi bekerja lebih baik. Mari kita hadirkan pemerintahan yang efektif, bersih, akuntabel dan berdedikasi, ” tegas Bupati Gowa.

Salah satu pejabat yang baru dilantik sebagai Kadis Pariwisata dan Kebudayaan yakni Ary Mahdin Aspari mengaku tidak butuh waktu lama untuk beradaptasi. Alasannya, tempatnya yang baru tetap butuh manajerial dalam memimpin unit kerja.

Sama seperti ketika dirinya menjadi Kadis Pemuda Olahraga. Diakuinya memang segmen bidangnya beda tapi yang dibutuhkan adalah cara memanej unit kerja yang dipegangnya.

“Insha Allah amanah baru ini akan saya jalankan dengan baik. Keberhasilan memimpin unit kerja bukan semata karena tingkatan kepangkatan tapi karena cara memimpin. Keberhasilan pemimpin didukung oleh kerja kompak dengan staf. Makanya harus sevisi antara pimpinan dan staf, ” kata Ary Mahdin. –

Exit mobile version