Site icon Ujung Jari

Bupati Gowa Apresiasi Dua Musisi Pencipta Kelong Tiai Jodota dan Tepo’ Jarung

GOWA, UJUNGJARI.COM — Dua lagu daerah berbahasa Makassar kembali diluncurkan dua warga Kabupaten Gowa sekaligus penciptanya. Mereka adalah Daeng Talli dan Wahyu Dg Jangji. Keduanya meluncurkan dua single terbaru yang kemudian dilaunching bersama dan dinyanyikan musisi kota Makassar Udin Leader.

Launching bergenre pop daerah ini dihadiri Bupati Gowa Husniah Talenrang di Perumahan Gowa Lestari, Jl Andi Tonro, Kelurahan Batangkaluku, Kecamatan Somba Opu pada Sabtu (3/1) malam lalu.

Dihadapan para musisi top Makassar serta kedua pencipta lagu Tiai Jodota dan Tepo’ Jarung ini, Bupati Husniah memberikan apresiasi besar karena para musisi ini tetap melestarikan budaya lokal melalui karya musik berbahasa Makassar.

“Saya melihat dan merasakan bahwa dalam dua lagu berbahasa Makassar ini mengandung makna besar. Ada pesan moral, nasehat, doa, pujian, ungkapan rasa cinta hingga refleksi kehidupan sosial dan keagamaan. Semuanya ada didalamnya,” kata Husniah.

Menurut Husniah, launching single ini tidak hanya menjadi sebuah perayaan karya musik tapi merupakan upaya pelestarian dan penguatan seni budaya lokal, khususnya di Kabupaten Gowa.

“Semoga nilai-nilai kearifan lokal, pesan moral dan semangat kebudayaan yang terkandung di dalamnya dapat semakin dikenal, dicintai dan diwariskan kepada generasi muda,” kata Bupati Gowa ynag hadir dengan penampilan yang sangat sederhana.

Dia pun berharap, ke depan semakin banyak karya baru ditelorkan para musisi daerah sehingga menambah khazanah musik daerah Makassar.

Diakuinya banyak lagu daerah menjadi viral di sosmed karena ketelatenan para musisi mencipta lagu yang meski bermuatan lokal namun tetap menyentuh kehidupan para gen sebelum gen Y (generasi milenial 1981-1996) serta gen Z (generasi 1997-2012). Bahkan musik seperti ini masih dapat memancing emosi para gen baby boomers (1947-1964) untuk gaul. Namun ada juga lagu daerah yang meski lahir di era kekinian tetap jadul lantaran kerap hanya disukai kaum baby boomers (generasi 1946-1964) dan gen X (generasi 1965-1980).

Karena itu, Husniah memotivasi para musisi Gowa untuk berkarya lebih bagus lagi dan merangkul hati semua usia.

Daeng Talli maupun Wahyu Dg Jangji mengaku sangat termotivasi dengan kehadiran Bupati Gowa saat malam launching dua lagu daerah ciptaan mereka.

“Kami senang dan kami bahagis. Semoga dengan apresiasi ibu Bupati Gowa ini membuat kami terus berkarya, ” terang Dg Talli. –

Exit mobile version