Site icon Ujung Jari

Banyak Reklame Bando Keropos di Makassar, Warga Khawatir Keselamatan Pengendara

MAKASSAR, UJUNGJARI.COM — Sejumlah papan reklame bando dan reklame berukuran besar di Kota Makassar dilaporkan dalam kondisi berkarat, rusak, dan rawan tumbang.

Kondisi ini dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan, terutama saat musim hujan yang kerap disertai angin kencang.

Pantauan di beberapa ruas jalan utama menunjukkan struktur reklame tampak keropos dan tidak terawat. Salah satu lokasi yang menjadi sorotan berada di poros Jalan Perintis Kemerdekaan. Di kawasan tersebut, terdapat beberapa titik papan reklame yang kondisinya sudah memprihatinkan dan diduga telah berdiri selama puluhan tahun tanpa perawatan memadai.

Warga mengaku khawatir jika reklame tersebut roboh dan menimpa pengendara yang melintas. “Kalau hujan deras disertai angin, kami takut sekali. Besinya sudah karatan, kelihatan rapuh,” ujar Abd Hamid (46) salah seorang pengguna jalan.

Kondisi ini dinilai semakin berisiko mengingat Jalan Perintis Kemerdekaan merupakan salah satu jalur tersibuk di Makassar, dengan arus lalu lintas padat sepanjang hari.

Potensi kecelakaan pun dikhawatirkan meningkat jika tidak segera dilakukan pengecekan dan penertiban.

Masyarakat berharap pemerintah kota dan instansi terkait segera melakukan pendataan, inspeksi teknis, serta penindakan terhadap papan reklame yang sudah tidak layak.

Langkah cepat dinilai penting guna mencegah terjadinya insiden yang dapat merugikan dan membahayakan keselamatan publik.

Muh Syarif, pengamat tata kota menilai persoalan reklame tidak boleh dilihat semata dari sisi bisnis dan pendapatan daerah. Menurutnya, aspek keamanan dan kenyamanan masyarakat harus menjadi prioritas utama.

“Pemerintah jangan hanya melihat reklame sebagai sumber ekonomi atau pajak. Yang paling penting adalah keselamatan publik. Jika struktur reklame sudah tua, berkarat, dan tidak laik, maka harus segera dievaluasi bahkan dibongkar,” ujarnya.

Ia menegaskan, pada musim hujan dengan potensi angin kencang, papan reklame berukuran besar memiliki risiko tinggi jika tidak diawasi secara ketat.

“Keselamatan pengguna jalan jauh lebih penting daripada kepentingan bisnis. Jangan menunggu sampai ada korban baru bertindak,” tegasnya.

Ia juga mendorong adanya audit teknis berkala terhadap seluruh reklame permanen di Makassar, terutama yang berada di jalur utama dan kawasan padat lalu lintas, agar keberadaan reklame tidak justru menjadi ancaman bagi masyarakat. (drw)

Exit mobile version