MAKASSAR, UJUNGJARI.COM — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan pentingnya kolaborasi antara Pemerintah Kota Makassar dan perguruan tinggi dalam menjawab berbagai tantangan pembangunan perkotaan, khususnya di sektor ketahanan pangan, penguatan UMKM, dan pertanian berkelanjutan.
Penegasan tersebut disampaikan Munafri saat menghadiri Pengukuhan Tiga Guru Besar Universitas Bosowa (Unibos) yang digelar di Balai Sidang 45 Unibos, Jalan Urip Sumoharjo, belum lama ini.
Kegiatan ini turut dihadiri Ketua TP PKK Kota Makassar, Melinda Aksa, jajaran akademisi, serta tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Munafri menyampaikan bahwa kompleksitas persoalan perkotaan ke depan menuntut pendekatan berbasis ilmu pengetahuan dan riset yang kuat.
Menurutnya, pemerintah daerah tidak dapat bekerja sendiri tanpa dukungan perguruan tinggi dan kalangan akademisi.
“Pemerintah Kota Makassar tidak dapat berjalan sendiri. Diperlukan sinergi yang kuat dengan perguruan tinggi dan para akademisi agar setiap kebijakan yang diambil benar-benar berbasis riset dan berkelanjutan,” ujar Munafri.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada tiga guru besar yang dikukuhkan, seraya menilai keilmuan yang dimiliki para profesor tersebut memiliki keterkaitan langsung dengan agenda strategis pembangunan Kota Makassar.
Salah satu guru besar yang dikukuhkan adalah Prof. Ir. Andi Tenri Fitriyah, M.Si., Ph.D., Profesor Bidang Ekonomi Pertanian dengan kepakaran pada ketahanan pangan dan pola konsumsi pangan alternatif.
Munafri menilai keahlian tersebut sangat relevan dalam memperkuat ketahanan pangan perkotaan, sekaligus mendorong pemanfaatan pangan lokal secara berkelanjutan di tengah keterbatasan lahan perkotaan.
Munafri berharap, pengukuhan para guru besar Unibos ini tidak hanya menjadi capaian akademik semata, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah melalui riset, inovasi, serta pendampingan kebijakan publik.
“Ilmu pengetahuan harus hadir di tengah masyarakat. Pemerintah Kota Makassar membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya agar hasil riset perguruan tinggi dapat diimplementasikan untuk kesejahteraan warga,” tutupnya. (Rls)
