Site icon Ujung Jari

Pemkab Luwu Timur Salurkan 247 Unit Alsintan untuk Sejumlah Kelompok Tani

MALILI,UJUNGJARI.COM–Komitmen pemerintah kabupaten Luwu Timur untuk pembangunan sektor pertanian terus diprioritaskan. Ini ditandai dengan penyaluran 247 unit alat dan mesin pertanian (alsintan) untuk sejumlah kelompok tani.

Penyerahan bantuan alsintan ini dipimpin langsung Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam i halaman Kantor Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Lutim di Malili, Kamis (8/1/2026).

Kegiatan ini turut dihadiri Ketua TP-PKK Lutim yang juga merupakan Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, dr. Ani Nurbani Irwan, Pj. Sekda Lutim, Dr. Ramadhan Pirade, Plt. Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Subhang bersama jajaran, serta para kelompok tani penerima manfaat.

Alsintan yang didistribusikan pemerintah kabupaten Luwu Timur ini bersumber dari pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten. Berikut rinciannya:

1. Program Cetak Sawah Rakyat Tahun 2025 seluas 868 ha
• Handtraktor roda dua: 11 unit
• Handtraktor roda dua tipe rotary: 25 unit
• Combine Harvester: 4 unit
• Traktor roda crawler (rotavator): 10 unit
• Mesin perontok padi: 5 unit
• Drone sprayer Frogs Sekar Agri 20 liter: 2 unit

2. Bantuan Kementerian Pertanian RI:

• Traktor roda empat: 5 unit
• Combine Harvester: 2 unit

3. Bantuan Pemerintah Provinsi Sulsel
• Pompa Air 3 inch: 5 unit
• Handtraktor roda dua: 5 unit
• Handsprayer: 162 unit

4. Bantuan Kabupaten Luwu Timur
• Traktor roda empat: 1 unit
• Traktor roda crawler (rotavator): 1 unit
• Combine Harvester: 1 unit
• Handtraktor roda dua: 8 unit

Bupati Irwan mengatakan para petani Luwu Timur memiliki peran dan dedikasi luar biasa dalam menjaga ketahanan pangan daerah. “Terima kasih kepada seluruh masyarakat khususnya para petani di Luwu Timur. Dedikasi dan kerja keras mereka luar biasa,” ujar Irwan.

Irwan Bachri Syam juga berpesan agar bantuan tersebut digunakan secara tepat dan dikelola bersama dalam kelompok tani.

Ia mengingatkan bahwa alsintan merupakan aset pemerintah yang diperuntukkan bagi kepentingan bersama, bukan untuk dimiliki secara pribadi.

“Manfaatkan alsintan ini secara bijak, rawat dengan baik agar masa pakainya lebih panjang. Dan ingat, ini milik kelompok dan pemerintah, bukan perorangan,” tegasnya. (bs)

Exit mobile version