Site icon Ujung Jari

Debit Sungai di Bendung Lekopancing Siaga

MAKASSAR, UJUNGJARI.COM — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar melaporkan kondisi debit air di Bendung Lekopancing, Kabupaten Maros, berada pada status siaga.

Laporan tersebut disampaikan pada Sabtu, 10 Januari 2026, pukul 13.00 WITA, di tengah cuaca hujan yang masih mengguyur wilayah hulu.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Makassar, Muhammad Fadli Tahar, menjelaskan bahwa berdasarkan hasil pemantauan terakhir, tinggi muka air (H) di mercu atau limpasan bendung mencapai 140 sentimeter, dengan debit air (Q) sebesar 387.786 liter per detik.

Angka ini menempatkan kondisi sungai pada level siaga, sesuai indikator kewaspadaan bendung.

“Ketinggian air di mercu bendung sudah berada di rentang 100 hingga 200 sentimeter, yang berarti masuk kategori siaga. Kondisi ini perlu mendapat perhatian serius, terutama bagi wilayah yang berada di sepanjang aliran sungai,” ungkap Fadli Tahar.

Selain itu, tinggi muka air pada bagian intake tercatat 70 sentimeter, dengan debit 3.789 liter per detik.

Sementara itu, pintu penguras belum menunjukkan aktivitas, dengan data ketinggian dan debit masih nihil.

Secara keseluruhan, debit Sungai Lekopancing tercatat mencapai 391.575 liter per detik.

BPBD Kota Makassar terus melakukan koordinasi lintas wilayah serta pemantauan intensif terhadap perkembangan debit air, mengingat hujan yang masih berlangsung berpotensi meningkatkan volume aliran sungai.

“Kami mengimbau masyarakat, khususnya yang bermukim di daerah bantaran sungai dan wilayah rawan banjir, agar tetap waspada dan memantau informasi resmi dari BPBD,” tambahnya.

BPBD Kota Makassar memastikan akan terus memperbarui data kondisi bendung dan sungai, serta menyampaikan peringatan dini apabila status meningkat ke level awas. (rhm)

Exit mobile version