Site icon Ujung Jari

Fasruddin Rusli Dorong Usulan Infrastruktur dan Kesejahteraan Masuk Perencanaan

MAKASSAR,UJUNGJARI.COM – Anggota DPRD Kota Makassar, Fasruddin Rusli, turun langsung menemui warga untuk mendengar dan menyerap aspirasi masyarakat dalam forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) kelurahan.

Kehadirannya sebagai legislator dimaksudkan agar seluruh kebutuhan warga dapat dicatat sejak awal dan dikawal hingga masuk ke tahap perencanaan pembangunan yang lebih lanjut.

Dalam forum tersebut, legislator Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu menyimak secara langsung berbagai usulan yang berkembang di tengah masyarakat.

Mulai dari perbaikan jalan lingkungan yang rusak dan belum tersentuh pembangunan selama bertahun-tahun, pengerukan dan penataan drainase yang kerap menyebabkan genangan saat musim hujan, hingga permintaan peningkatan insentif bagi kader posyandu yang selama ini berperan aktif dalam pelayanan kesehatan dasar masyarakat.

Fasruddin Rusli menegaskan bahwa seluruh aspirasi warga yang disampaikan tidak akan berhenti di tingkat kelurahan, melainkan akan dikawal dan diperjuangkan hingga ke level perencanaan berikutnya di pemerintah kota.

“Kedatangan kami di sini memang untuk mendengar langsung apa yang dirasakan warga. Supaya apa yang diusulkan ini betul-betul sesuai kebutuhan di lapangan dan bisa kami kawal ke tahap perencanaan yang lebih lanjut. Jangan sampai aspirasi masyarakat hanya berhenti di forum Musrenbang,” ungkapnya, Minggu (11/1).

Ia juga secara langsung meminta perwakilan Dinas Pekerjaan Umum Kota Makassar yang hadir dalam forum tersebut agar mencatat seluruh usulan warga dan menindaklanjutinya sesuai kewenangan masing-masing.

“Saya minta kepada Dinas PU yang hadir, semua usulan warga ini dicatat baik-baik. Baik itu soal drainase, paving blok, maupun perbaikan jalan lingkungan. Ini bukan cuma dicatat, tapi betul-betul ditindaklanjuti karena ini kebutuhan riil masyarakat,” tegasnya.

Ia menyebutkan, sejumlah usulan infrastruktur yang disampaikan warga bahkan sudah lama dinantikan realisasinya. Karena itu, ia berupaya memediasi agar usulan tersebut dapat masuk dalam penganggaran pemerintah kota.

“Alhamdulillah, usulan warga sudah kami tampung semua. Ada drainase yang bertahun-tahun tidak dikerjakan, paving blok yang sudah lama diusulkan, dan ini sudah kami mediasi agar bisa dianggarkan. Targetnya memang di tahun 2027, tapi kami tetap dorong supaya bisa lebih cepat,” ucapnya.

Tak hanya itu, Ia juga membuka peluang percepatan realisasi pembangunan apabila memungkinkan dari sisi anggaran dan regulasi.

“Kalau bisa dikerjakan tahun 2026, kenapa harus tunggu 2027. Yang penting mekanismenya jelas, anggarannya ada, dan sesuai aturan. Prinsipnya kami di DPRD siap mengawal supaya kebutuhan warga ini bisa segera terwujud,” ujarnya.

Sementara itu, Lurah Buakana, Yusrina, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian serta peran aktif DPRD, dalam menyerap dan mengawal aspirasi masyarakat di wilayahnya. Ia juga mengapresiasi kerja keras para ketua RT dan RW yang telah mengumpulkan dan merangkum kebutuhan warga.

“Kami berterima kasih kepada seluruh ketua RT dan RW yang sudah menampung aspirasi warga dengan baik. Usulan-usulan ini adalah kebutuhan masyarakat yang memang harus diperjuangkan bersama,” jelasnya.

Ia memastikan, pihak kelurahan tidak akan berhenti pada tahapan Musrenbang saja, melainkan akan mengawal seluruh usulan tersebut hingga ke tingkat kecamatan dan seterusnya.

“Usulan warga ini akan kami tindaklanjuti dan kawal ke tingkat kecamatan. Insyaallah ke depannya bisa terealisasi, tentu dengan dukungan dan kerja sama semua pihak, baik pemerintah maupun DPRD,” tuturnya.

Exit mobile version