Site icon Ujung Jari

Husniah: Tak Ada Orang Hebat Tanpa Guru

GOWA, UJUNGJARI.COM — Guru merupakan pilar utama pembangunan sumber daya manusia (SDM) dan masa depan bangsa. Karena itu, peran guru jauh melampaui sekadar mengajar di ruang kelas.

“Guru adalah pendidik, pembimbing, sekaligus teladan. Dari tangan gurulah lahir generasi yang berkarakter, berdaya saing, dan mampu menjawab tantangan zaman,” kata Bupati Gowa Husniah Talenrang saat hadir pada penganugerahan guru berprestasi dan berdedikasi yang diselenggarakan PGRI Cabang Khusus Lingkup Dinas Pendidikan Wilayah II Gowa di Baruga Karaeng Galesong, kantor Pemkab Gowa pada Sabtu (10/1).

Dalam kesempatan itu, Bupati Gowa Husniah Talenrang melakukan Penganugerahan Guru Berdedikasi dan Berprestasi.

Penghargaan ini kata Husniah adalah bentuk pengakuan atas dedikasi, integritas dan pengabdian para guru yang terus berjuang di tengah tantangan dunia pendidikan. Mulai dari percepatan teknologi, peningkatan mutu pembelajaran hingga penguatan karakter peserta didik.

“Penghargaan ini diharapkan menjadi motivasi moral bagi para guru untuk terus meningkatkan profesionalisme, berinovasi, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi, tanpa meninggalkan nilai-nilai karakter,” kata Husniah.

Husniah menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Gowa dalam memprioritaskan peningkatan kualitas guru sebagai penggerak utama perubahan pembelajaran.

“Kita ingin melahirkan lulusan yang tidak hanya cerdas secara akademik tapi juga memiliki karakter kuat dan menjadi teladan di masyarakat. Untuk itu, kualitas guru harus terus diperkuat,” ucapnya.

Bupati Gowa pun memastikan dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Gowa terhadap pengembangan SDM di sektor pendidikan melalui peningkatan kompetensi tenaga pendidik, pemerataan layanan pendidikan, serta kolaborasi berkelanjutan bersama PGRI.

Dikatakannya, pendidikan adalah investasi masa depan. Pemerintah Kabupaten Gowa akan terus hadir dan mendukung agar pendidikan berjalan efektif, berkualitas dan inklusif.

Husniah mwngakui jika kedekatan pribadinya dengan dunia pendidikan sangatlah erat. Hal ini disebabkan karena dirinya berasal dari keluarga guru dan merasakan langsung perjuangan seorang pendidik.

“Saya anak guru. Ibu saya guru. Saya tumbuh dari gaji seorang guru yang mengabdi dengan keikhlasan. Tidak ada orang hebat yang bisa menjadi apa pun tanpa peran guru,” kata Husniah.

Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah II Gowa Firdaus menyampaikan bahwa kegiatan penganugerahan ini merupakan agenda tahunan PGRI Cabang Khusus Wilayah II Gowa dan menjadi bentuk apresiasi nyata kepada guru-guru berprestasi dan berdedikasi.

“Kegiatan ini mungkin menjadi satu-satunya di tingkat cabang dinas yang secara konsisten memberikan penghargaan kepada guru-guru dengan dedikasi luar biasa,” kata Firdaus.

Salah satu guru berprestasi tingkat nasional, Muhammad Maulana Arif yang merupakan guru dari SMA Negeri 14 Gowa peraih Terbaik II Learning Content Creator LAN Awards 2025 mengungkapkan rasa syukur dan harapannya agar apresiasi seperti ini terus diberikan.

“Semoga penghargaan ini menjadi motivasi bagi guru-guru lain untuk terus berprestasi dan mengabdikan diri bagi dunia pendidikan,” tambah Firdaus.

Dalam kesempatan itu ada 10 guru berprestasi tingkat nasional untuk tahun 2025, yakni Khuldiana, Muhammad Maulana Arif, Nurhidayah, Suparmin, Wiwin Safitri, Fawzan Suma, Syarifuddin Munir, Sudarman, Nurilmi, dan Zaenab. Sementara 3 guru berdedikasi yang menerima penghargaan adalah Rahyuli, Nirmalasari dan Nurjannah.

Penyerahan anugerah guru berprestasi dan berdedikasi ini dihadiri Wakil Ketua DPRD Gowa Hasrul Abdul Rajab, Ketua BMPS Sulawesi Selatan Irman Yasin Limpo, Kepala Dinas Pendidikan Kabuoaten Gowa Taufiq Mursad, Ketua PGRI Sulawesi Selatan Prof Hasnawi Haris serta Ketua PGRI Gowa Sappe Mangiriang. –

Exit mobile version