MAKASSAR, UJUNGJARI.COM — Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) jalur prestasi di sekolah negeri dipastikan semakin kompetitif. Tes Kemampuan Akademik (TKA) jenjang SD dan SMP akan digunakan sebagai komponen penting dalam proses seleksi, khususnya pada jalur prestasi.
TKA SD akan dipergunakan dalam SPMB jalur prestasi untuk masuk ke jenjang SMP, sementara TKA SMP akan menjadi salah satu komponen penilaian pada SPMB jalur prestasi SMA.
Meski sifatnya tidak bersifat wajib, nilai TKA akan sangat menentukan peluang siswa, terutama pada sekolah negeri favorit yang memiliki tingkat persaingan tinggi di masing-masing daerah.
Pendaftaran TKA SD dan SMP dijadwalkan dibuka mulai 19 Januari hingga 28 Februari 2026 dan dilakukan melalui sekolah masing-masing. Dalam pelaksanaannya, peserta TKA akan menghadapi dua mata pelajaran yang diujikan, yakni Bahasa Indonesia dan Matematika.
Untuk jadwal pelaksanaan, TKA jenjang SMP akan digelar pada 6 hingga 16 April 2026. Sementara TKA jenjang SD dijadwalkan berlangsung pada 20 hingga 30 April 2026.
Sebagai informasi, kuota SPMB jalur prestasi pada tahun 2025 ditetapkan minimal 30 persen untuk jenjang SMA dan 25 persen untuk jenjang SMP. Ketentuan ini menunjukkan bahwa jalur prestasi hanya dapat ditembus oleh siswa dengan capaian akademik yang sangat baik.
Dalam siaran resmi, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, menegaskan bahwa meskipun peserta tidak diwajibkan mengikuti TKA, “mayoritas nanti akan menggunakan TKA karena memiliki tingkat objektivitas yang lebih tinggi dibandingkan nilai rapor,” ujarnya.
Dengan kuota terbatas dan persaingan yang ketat, nilai TKA menjadi salah satu kunci utama keberhasilan. Oleh karena itu, siswa diimbau untuk mempersiapkan diri secara matang dan belajar dengan sungguh-sungguh agar mampu meraih hasil optimal dalam pelaksanaan TKA mendatang. (Jel)
