MALILI,UJUNGJARI.COM–Sektor perikanan merupakan salah satu potensi yang berpeluang dikembangkan di Luwu Timur. Salah satunya ikan bandeng.
Untuk pengembangan komditi ini, Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam menyiapkan skema khusus saat memimpin rapat bersama PT Manara Atha Samudra (seafood processor & exporter) serta lima kepala desa untuk membahas Program Pembangunan Desa Unggul Juara (Pandu Juara) yang berfokus pada pengembangan potensi ikan bandeng, Rabu (14/01/2026).
Kelima desa sasaran itu adalah Desa Tampinna, Desa Bahari, Desa Atue, dan Desa Lakawali Pantai.
Rapat yang berlangsung di ruang rapat Bupati tersebut bertujuan untuk menyinergikan peran pemerintah daerah, pemerintah desa, dan pihak swasta dalam mendukung pengembangan ekonomi desa berbasis potensi lokal, khususnya sektor perikanan bandeng.
Bupati Irwan berharap kerja sama antara pemerintah daerah, desa, dan PT. Manara Atha Samudra dapat berjalan lancar dan tepat waktu.
“Semoga kerja sama ini bisa berjalan dengan baik dan tuntas. Saya berharap akhir Januari sudah mulai berjalan dan awal minggu pertama Februari sudah melaksanakan kegiatan,” ujar Irwan.
Sementara itu, Pimpinan PT Manara Atha Samudra, Rusli, menyampaikan apresiasinya atas dukungan Pemerintah Kabupaten Luwu Timur terhadap pengembangan sektor perikanan desa.
Rusli menyatakan kesiapan pihak perusahaan untuk mendukung pelaksanaan Program Pandu Juara, khususnya dalam pengembangan ikan bandeng sebagai komoditas unggulan.
Ia juga berharap sinergi yang terbangun dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat desa, terutama dalam meningkatkan nilai tambah hasil perikanan dan kesejahteraan nelayan serta pembudidaya bandeng.
Melalui Program Pandu Juara ini, Pemerintah Kabupaten Luwu Timur menargetkan terwujudnya desa-desa unggul yang mandiri secara ekonomi dengan memaksimalkan potensi lokal dan dukungan lintas sektor. (bs-ikp)
