MAKASSAR, UJUNGJARI.COM — PSM Makassar mulai dikaitkan dengan wacana memulangkan Agung Mannan pada bursa transfer paruh musim Super League 2025/2026.
Bek asal Kabupaten Pangkep itu bukan sosok asing bagi publik Juku Eja, mengingat perannya yang krusial pada musim emas PSM 2022/2023.
Saat itu, Agung Mannan tampil sebagai tembok kokoh di lini belakang dengan berduet solid bersama Yuran Fernandes.
Kombinasi keduanya menjadi salah satu faktor penting keberhasilan PSM tampil konsisten dan disegani lawan.
Namun, situasi Agung Mannan kini jauh berbeda. Berseragam Persis Solo di Super League 2025/2026, menit bermainnya sangat terbatas.
Hingga pekan ke-17, Agung baru mencatatkan lima penampilan dengan torehan satu assist, tetapi belum mampu mengamankan posisi inti di skuad Laskar Sambernyawa.
Kondisi tersebut membuka peluang terjadinya reuni dengan PSM Makassar. Apalagi, PSM masih membutuhkan tambahan amunisi di sektor pertahanan, khususnya bek tengah yang juga bisa menjadi opsi di posisi bek kanan.
Dengan nilai pasar yang diperkirakan mencapai Rp1,30 miliar, Agung Mannan dinilai masih sangat relevan. Selain pengalaman dan fleksibilitas posisinya, ia juga sudah memahami betul karakter permainan PSM serta kultur klub yang berbasis semangat kedaerahan dan kolektivitas tinggi.
Agung sendiri merupakan putra daerah Pangkep yang merintis kariernya di PSM dari proses panjang. Ia sempat menjalani trial selama 20 hari sebelum akhirnya resmi direkrut pada 2022.
Meski harus bersaing dengan pemain-pemain berpengalaman, Agung sukses menembus skuad utama dan menjadi bagian penting tim.
Kini, wacana kepulangan Agung Mannan ke Stadion Gelora B.J. Habibie mulai mengemuka. Apakah bek tangguh ini akan kembali ke rumah dan mengenakan seragam merah kebanggaan Juku Eja? Waktu dan kebijakan manajemen PSM yang akan menjawab. (**)
