Site icon Ujung Jari

Rapat Kerja Komisi IV, Titiek Soeharto Minta Pemulihan Pertanian dan Nelayan Diprioritaskan

JAKARTA, UJUNGJARI.COM — Ketua Komisi IV DPR RI, Siti Hediati Soeharto atau Titiek Soeharto, menegaskan pentingnya penguatan serta penambahan anggaran untuk mempercepat pemulihan sektor pertanian, perikanan, dan kehutanan di wilayah-wilayah yang terdampak bencana alam.

Penegasan tersebut disampaikan Titiek Soeharto dalam rapat kerja Komisi IV DPR RI bersama Menteri Pertanian, Menteri Kelautan dan Perikanan, serta Menteri Kehutanan yang digelar beberapa waktu lalu.

Dalam rapat tersebut, Titiek menekankan bahwa bencana alam tidak hanya menimbulkan kerusakan fisik dan infrastruktur, tetapi juga berdampak langsung terhadap sumber penghidupan masyarakat, khususnya petani dan nelayan.

Menurutnya, sektor-sektor yang menjadi mitra kerja Komisi IV merupakan tulang punggung ekonomi masyarakat di daerah, sehingga pemulihannya harus menjadi prioritas.

“Banyak lahan pertanian yang rusak parah dan tidak bisa langsung ditanami kembali, bahkan setelah dilakukan rehabilitasi awal. Kondisi ini membutuhkan waktu, perencanaan yang matang, serta dukungan anggaran yang memadai agar pemulihan dapat berjalan optimal,” ujar Titiek.

Ia menilai, tanpa dukungan anggaran yang cukup, upaya pemulihan pascabencana berpotensi berjalan lambat dan berdampak pada menurunnya kesejahteraan masyarakat di daerah terdampak.

Oleh karena itu, Komisi IV DPR RI mendorong pemerintah untuk memberikan perhatian khusus terhadap alokasi anggaran pemulihan sektor pertanian, perikanan, dan kehutanan.

Titiek juga mengingatkan pentingnya sinergi antarkementerian dan pemerintah daerah agar program rehabilitasi dan rekonstruksi dapat berjalan efektif, tepat sasaran, serta berkelanjutan.

Dengan langkah tersebut, diharapkan aktivitas produksi pangan dan perikanan dapat segera pulih dan kembali menopang perekonomian masyarakat.

Rapat kerja tersebut menjadi bagian dari fungsi pengawasan dan penganggaran Komisi IV DPR RI dalam memastikan kebijakan pemerintah mampu menjawab kebutuhan masyarakat, khususnya di tengah tantangan pemulihan pascabencana. (Jeel)

Exit mobile version