MAKASSAR, UJUNGJARI.COM — Tim Search and Rescue (SAR) Universitas Hasanuddin (Unhas) mengerahkan sejumlah personel ke wilayah Maros–Pangkep, Sulawesi Selatan, untuk membantu pencarian pesawat ATR yang dilaporkan hilang kontak, Sabtu (17/1) siang.
Pengerahan personel ini tertuang dalam Surat Tugas Operasi Nomor 001/STO/BP.SAR-UH/I/2026 yang diterbitkan Badan Pengurus SAR Universitas Hasanuddin Periode 2026, tertanggal 17 Januari 2026.
Surat tersebut dikeluarkan menyusul masuknya informasi ke Posko Gurila SAR Unhas terkait pesawat yang hilang kontak di wilayah Maros–Pangkep.
Ketua Badan Pengurus SAR Unhas Periode 2026, Juninho Yanto Benny, menugaskan tujuh personel sebagai Search and Rescue Unit (SRU) 1 untuk melaksanakan operasi pencarian.
Personel yang diturunkan masing-masing adalah Restu Zhacky Mubaraq selaku Komandan SRU, Abdul Rauf Musadat, Nur Aisyah, Wulan Fitriani, Evan Saputra, Ali Fayyas Suhardi, dan Fakhri Hidayat.
Dalam surat tugas tersebut dijelaskan bahwa tim SAR Unhas bertanggung jawab melakukan pencarian di wilayah yang diduga menjadi lokasi hilangnya pesawat, menyusun laporan hasil pelaksanaan kegiatan, serta berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait selama operasi berlangsung.
Lokasi operasi ditetapkan di kawasan Leang-Leang, Kabupaten Maros. Tim diberangkatkan dari Posko Gurila SAR Unhas di Makassar menuju lokasi operasi dengan menggunakan kendaraan roda dua.
Ketua SAR Unhas, Juninho Yanto Benny, menyatakan bahwa penugasan ini merupakan bagian dari komitmen SAR Unhas dalam misi kemanusiaan, khususnya membantu proses pencarian dan pertolongan pada situasi darurat.
Surat penugasan tersebut berlaku sejak tanggal ditetapkan dan dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab.
“Seluruh personel yang ditugaskan diharapkan menjalankan operasi sesuai prosedur serta mengutamakan keselamatan selama bertugas di lapangan,” demikian tertulis dalam surat tugas tersebut yang diterima ujungjari.com, Sabtu (17/1) malam.
Operasi pencarian ini menjadi bentuk partisipasi aktif civitas akademika Universitas Hasanuddin dalam mendukung upaya SAR terhadap insiden pesawat hilang kontak di Sulawesi Selatan. (drw)
