PANGKEP, UJUNGJARI.COM — Tim SAR Gabungan kembali menemukan enam paket jasad korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 yang jatuh di kawasan Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan.
Enam paket jasad tersebut ditemukan di lokasi sekitar 200 meter dari puncak Gunung Bulusaraung. Penemuan dilakukan saat tim SAR gabungan melakukan penyisiran di area pegunungan yang memiliki medan terjal, Rabu (21/1).
Asisten Perencanaan dan Pengendalian Operasi Kodam XIV/Hasanuddin, Kolonel Inf Abi Kusnianto, mengatakan penemuan jasad berada di beberapa titik yang saling berdekatan.
“Sekitar 200 meter dari puncak, kami menemukan satu paket jasad. Kemudian sekitar 50 meter dari titik tersebut, kembali ditemukan jasad lainnya,” ujar Abi Kusnianto di Posko AJU SAR Gabungan.
Sementara itu, Kepala Seksi Operasi Basarnas Makassar, Andi Sultan, menjelaskan bahwa hingga saat ini belum dapat dipastikan jumlah korban dalam enam paket jasad tersebut.
“Belum bisa kita pastikan berapa jumlah jasadnya. Yang bisa kami sampaikan saat ini ada enam paket. Bisa saja dalam satu paket merupakan satu orang,” kata Sultan.
Enam paket jasad tersebut kini tengah dalam proses evakuasi dan dibawa ke Posko Tim SAR Gabungan yang berada di Desa Tompo Bulu, Kabupaten Pangkep.
“Saat ini masih dalam proses evakuasi,” tambahnya.
Dalam proses evakuasi tersebut, tim SAR gabungan mengerahkan sekitar 300 personel. Jumlah personel ditambah mengingat kondisi medan yang cukup ekstrem dan menyulitkan.
“Karena medan sangat terjal, kami menambah pasukan lebih dari 200 personel dari sebelumnya yang berjumlah 128 orang,” jelas Sultan.
Sultan menambahkan, seluruh paket jasad korban rencananya akan dievakuasi menggunakan helikopter menuju Makassar untuk proses identifikasi lebih lanjut. (**)
