Site icon Ujung Jari

Kolaborasi PANRB–Prospera Dorong Reformasi Pelayanan Publik yang Inklusif

JAKARTA, UJUNGJARI.COM — Pemerintah terus mengupayakan transformasi pelayanan publik yang berorientasi pada kebutuhan manusia agar kehadiran negara benar-benar dirasakan oleh masyarakat.

Transformasi ini diarahkan pada pengembangan pelayanan publik yang mengedepankan pendekatan siklus kehidupan manusia, mulai dari lahir hingga lanjut usia.

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Rini Widyantini, menegaskan bahwa kebijakan pelayanan publik harus berada pada titik temu antara kebutuhan masyarakat dan peran pemerintah.

Menurutnya, pelayanan yang efektif adalah pelayanan yang mampu menjawab kebutuhan riil warga secara tepat waktu dan tepat sasaran.

“Pemerintah harus hadir lebih dekat dengan masyarakat. Pelayanan publik tidak bisa lagi bersifat administratif semata, tetapi harus mampu mengakomodasi kebutuhan masyarakat sesuai dengan fase kehidupannya,” ujar Rini, Jumat (23/1).

Sebagai bagian dari upaya penguatan kebijakan tersebut, Kementerian PANRB menjalin kerja sama dengan Prospera, Program Kemitraan Australia–Indonesia untuk Pembangunan Ekonomi. Kolaborasi ini difokuskan pada pengembangan kebijakan berbasis bukti melalui riset dan kajian mendalam terkait pelayanan publik di Indonesia.

Melalui kerja sama tersebut, telah dilakukan berbagai riset untuk memetakan tantangan, kebutuhan, serta peluang perbaikan pelayanan publik agar lebih inklusif, adaptif, dan berkelanjutan.

Hasil riset ini diharapkan dapat menjadi landasan dalam merumuskan kebijakan pelayanan publik yang lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat di masa depan.  (**)

Exit mobile version