Site icon Ujung Jari

Tingkatkan Produktivitas, Pelaku UMKM Bulukumba Ikuti Pelatihan Anyaman Daun Lontar

BULUKUMBA, UJUNGJARI.COM – Pemerintah Kabupaten Bulukumba terus mendorong penguatan sektor industri kecil dan menengah (IKM) berbasis potensi lokal.

Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui Pelatihan Anyaman bagi Pelaku Usaha yang dilaksanakan oleh Dinas Perdagangan dan Perindustrian bekerja sama dengan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Bulukumba.

Kegiatan pelatihan ini secara resmi dibuka oleh Bupati Bulukumba, Andi Muchtar Ali Yusuf, di Sentra IKM Tenun Bira, Rabu (21/1/2026), dan dijadwalkan berlangsung hingga 27 Januari 2026.

Dalam sambutannya, Bupati Bulukumba menegaskan bahwa industri anyaman merupakan salah satu subsektor strategis dalam pengembangan ekonomi kreatif daerah.

Melalui pelatihan ini, pemerintah daerah berharap pelaku UMKM dapat meningkatkan keterampilan, kreativitas, serta kualitas produk agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas.

“Anyaman adalah warisan budaya sekaligus peluang ekonomi. Jika dikelola dengan inovasi dan sentuhan desain yang tepat, produk anyaman Bulukumba memiliki nilai jual yang tinggi dan berdaya saing,” ujar Bupati.

Pelatihan ini diikuti oleh puluhan pelaku usaha dan UMKM kerajinan anyaman dari berbagai wilayah di Kabupaten Bulukumba.

Materi pelatihan meliputi teknik dasar desain, konsep pola, etika dan komunikasi bisnis, pengenalan peralatan dan material, hingga praktik langsung pembuatan produk anyaman.

Peserta juga dibekali pengembangan motif serta pembuatan produk berbasis home decor.

Sebagai narasumber, Bustam Effendi, praktisi dan pelaku usaha kerajinan nasional, memberikan pendampingan langsung kepada peserta.

Ia membagikan pengalaman serta strategi agar pelaku UMKM mampu menghasilkan produk anyaman yang mandiri, berkualitas, dan bernilai jual tinggi.

Bustam Effendi yang untuk pertama kalinya berkunjung ke Bulukumba mengaku kagum dengan potensi wisata, budaya, dan kriya yang dimiliki daerah tersebut.

Ia berharap para pelaku UMKM tetap konsisten menghasilkan karya-karya khas Bulukumba.

Menurutnya, peningkatan kualitas sumber daya manusia pelaku UMKM masih perlu terus dilakukan, khususnya dalam aspek desain dan corak.

“Produk tenun dan anyaman Bulukumba memiliki ciri khas, namun perlu terus dikembangkan agar tidak tertinggal oleh perkembangan zaman,” ujarnya.

Melalui pelatihan ini, Pemerintah Kabupaten Bulukumba berharap dapat meningkatkan kapasitas sumber daya manusia pelaku usaha, mendorong tumbuhnya industri anyaman yang berkelanjutan, serta memperkuat peran UMKM dalam mendukung perekonomian daerah.

Turut hadir dalam pembukaan kegiatan tersebut Ketua Dekranasda Kabupaten Bulukumba Andi Herfida Muchtar beserta jajaran, serta Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Bulukumba Alfian Mallihungan bersama jajarannya. (Rls)

Exit mobile version