JAKARTA, UJUNGJARI.COM — Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam) menyelenggarakan rapat koordinasi guna membahas identifikasi permasalahan capaian pemenuhan Asia Power Index (Military Capability), di Jakarta, Rabu (28/1/2026).
Rapat koordinasi tersebut dipimpin oleh Laksamana Pertama TNI Rudi Hariyanto, Asisten Deputi Bidang Koordinasi Wilayah Perbatasan dan Tata Ruang Pertahanan, yang mewakili Asisten Deputi Koordinasi Kekuatan, Kemampuan, dan Kerja Sama Pertahanan.
Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian proses pengumpulan data yang dilakukan Kemenko Polkam dalam rangka menyusun rekomendasi strategis kepada kementerian dan lembaga terkait.
Rudi menjelaskan, rapat koordinasi ini menjadi bentuk pengawalan terhadap capaian Asia Power Index (Military Capability) sebagaimana diamanatkan dalam Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2025 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029.
“Rakor ini merupakan pengawalan capaian Asia Power Index (Military Capability) sebagaimana amanat Perpres Nomor 12 Tahun 2025 tentang RPJMN 2025–2029, dengan target skor pada tahun 2029 sebesar 20,” ujar Rudi.
Ia menambahkan, rapat tersebut juga bertujuan untuk mengevaluasi capaian Asia Power Index (Military Capability) tahun 2025 serta melakukan identifikasi awal capaian tahun 2026.
Langkah ini dilakukan untuk menyinkronkan pemahaman dan strategi lintas kementerian/lembaga dalam mencapai target yang telah ditetapkan.
“Rapat ini digelar untuk menyamakan persepsi dan strategi antar kementerian/lembaga dalam rangka mencapai target capaian Asia Power Index tahun 2026,” jelasnya.
Rapat koordinasi ini dihadiri oleh perwakilan sejumlah kementerian dan lembaga (K/L) terkait. Melalui forum tersebut,
Kemenko Polkam berupaya mengidentifikasi berbagai permasalahan dan tantangan yang memengaruhi capaian pemenuhan Asia Power Index (Military Capability) tahun 2026, sebagai dasar perumusan kebijakan dan langkah strategis ke depan. (**)
