JAKARTA, UJUNGJARI.COM — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat transparansi, tata kelola, dan integritas pasar modal Indonesia menyusul pengumuman yang disampaikan oleh Morgan Stanley Capital International (MSCI) Inc.
Keputusan MSCI untuk tetap memasukkan saham-saham emiten Indonesia dalam sejumlah indeks global dinilai sebagai sinyal positif bahwa pasar modal nasional masih dipandang kredibel dan layak investasi (investable) oleh investor internasional.
Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar, menegaskan bahwa keputusan MSCI mempertahankan saham-saham emiten Indonesia dalam indeks global merupakan bukti kepercayaan investor internasional terhadap fundamental dan tata kelola pasar modal nasional.
“OJK akan terus menjaga transparansi, integritas, serta perlindungan investor melalui penguatan regulasi dan pengawasan yang konsisten agar pasar modal Indonesia tetap kredibel dan kompetitif di tingkat global,” tegasnya.
Ia menambahkan, OJK berkomitmen mendorong praktik tata kelola perusahaan yang baik serta keterbukaan informasi sebagai fondasi utama dalam menciptakan pasar modal yang berkelanjutan dan berdaya saing.
Ia menyampaikan bahwa keberlanjutan kepercayaan global tersebut tidak terlepas dari berbagai upaya penguatan regulasi dan pengawasan yang terus dilakukan, khususnya dalam mendorong keterbukaan informasi, perlindungan investor, serta penerapan prinsip tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance).
“OJK berkomitmen untuk menjaga stabilitas dan integritas pasar modal melalui penguatan regulasi, pengawasan berbasis risiko, serta penegakan hukum yang konsisten,” jelasnya.
Selain itu, OJK juga terus berkoordinasi dengan pemangku kepentingan terkait, termasuk Bursa Efek Indonesia, pelaku industri, dan lembaga penunjang pasar modal, guna memastikan ekosistem pasar modal yang sehat, transparan, dan berdaya saing global.
Ke depan, OJK menegaskan akan terus mendorong pendalaman pasar, peningkatan kualitas emiten, serta perlindungan investor ritel agar pasar modal Indonesia semakin resilien dan mampu menghadapi dinamika global. (**)
