Site icon Ujung Jari

Pangdam XIV/Hasanuddin Tegaskan Babinsa Adalah Panglima di Lapangan

MAKASSAR, UJUNGJARI.COM — Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Bangun Nawoko menegaskan bahwa Bintara Pembina Desa (Babinsa) merupakan panglima di lapangan yang menjadi ujung tombak keberhasilan tugas TNI Angkatan Darat di tengah masyarakat.

Penegasan tersebut disampaikan Pangdam saat melaksanakan Kunjungan Kerja (Kunker) ke Markas Komando Distrik Militer (Makodim) 1408/Makassar, Kamis (29/1/2026).

Dalam kunjungan itu, Pangdam didampingi Ketua Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) PD XIV/Hasanuddin Ny. Renny Bangun Nawoko. Rombongan disambut hangat oleh Dandim 1408/Makassar Letkol Kav Ino Dwi Setiawan, S.E., M.Han., bersama prajurit, PNS, serta Persit KCK Cabang XI Kodim 1408/Makassar di Aula Makodim, Jalan Lanto Dg. Pasewang, Kota Makassar.

Dalam pengarahan kepada prajurit, Pangdam menyampaikan bahwa setiap capaian dan keberhasilan satuan merupakan hasil kerja keras seluruh prajurit di lapangan. Ia menekankan peran strategis Babinsa yang selama ini menjadi garda terdepan dalam menjaga kedekatan TNI dengan masyarakat.

“Kepercayaan publik yang tinggi terhadap TNI hari ini tidak lepas dari dedikasi para Babinsa yang bekerja dengan empati dan keteladanan di tengah masyarakat,” ujar Mayjen TNI Bangun Nawoko.

Pangdam juga mengingatkan pentingnya membangun budaya saling menghargai, menjaga harkat dan martabat prajurit, serta menumbuhkan rasa bangga bahwa setiap individu memiliki peran penting bagi satuannya.

Menurutnya, keberhasilan seorang komandan tidak terlepas dari kerja keras prajurit di lapangan.

Selain itu, Pangdam menegaskan komitmen pimpinan dalam memberikan perhatian dan penghargaan kepada prajurit berprestasi sebagai bentuk kehadiran negara.

Penghargaan tersebut diharapkan dapat memotivasi prajurit untuk terus meningkatkan kinerja dan pengabdian.

Ia juga mendorong prajurit kewilayahan agar berani bermimpi dan mewujudkannya melalui berbagai program yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.

Tak lupa, Pangdam menekankan peran penting istri prajurit sebagai pendukung utama keberhasilan tugas dan pengabdian suami.

“Setiap prestasi itu bukan kehebatan saya atau para komandan, tetapi hasil kerja keras anak buah di lapangan. Kepercayaan publik yang tinggi hari ini adalah kerja para Babinsa. Berbanggalah, karena di lengan kiri kalian tertulis nama Babinsa. Yakini dan sadari bahwa kita semua adalah orang penting. Mari bekerja dengan empati, saling menghargai, dan menjadi teladan bagi masyarakat,” tegas Pangdam. (**)

Exit mobile version