Site icon Ujung Jari

Mantan Camat Bontoala Akhmad Muhajir Resmi Jabat Kabid SMP Disdik Makassar

MAKASSAR, UJUNGJARI.COM — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, melantik sejumlah pejabat eselon III dan IV lingkup Pemerintah Kota Makassar di Tribun Karebosi, Jumat (6/2/2026) pagi.

Pelantikan tersebut merupakan bagian dari penyegaran birokrasi dan penguatan kinerja organisasi perangkat daerah.

Salah satu pejabat yang dilantik yakni mantan Camat Bontoala, Andi Akhmad Muhajir Arif, S.STP, yang kini dipercaya menjabat sebagai Kepala Bidang Sekolah Menengah Pertama (Kabid SMP) pada Dinas Pendidikan Kota Makassar.

Andi Akhmad Muhajir Arif dikenal sebagai sosok aparatur sipil negara dengan rekam jejak yang solid di bidang administrasi pemerintahan dan pelayanan publik.

Pengalaman panjang di tingkat kecamatan menjadikannya figur yang dinilai mumpuni dalam mengelola program dan kebijakan strategis, khususnya di sektor pendidikan.

Pria kelahiran Makassar, 16 Mei 1992 ini sebelumnya menjabat sebagai Camat Bontoala, salah satu kecamatan strategis di Kota Makassar.

Dalam perannya tersebut, ia berkontribusi besar dalam menjaga stabilitas administrasi pemerintahan serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Sebagai pemimpin, Andi Akhmad Muhajir Arif dikenal memiliki integritas dan komitmen tinggi. Di setiap jabatan yang diembannya, ia selalu menekankan pentingnya kerja profesional, kolaboratif, dan berorientasi pada pelayanan publik.

Usai pelantikan, Andi Akhmad Muhajir  menyampaikan komitmennya untuk memajukan kualitas pendidikan SMP di Kota Makassar.

“Amanah ini adalah tanggung jawab besar. Saya akan fokus pada peningkatan mutu pembelajaran, penguatan kapasitas guru, serta memastikan layanan pendidikan SMP berjalan merata dan berkualitas di seluruh wilayah Kota Makassar,” ujar Akhmad Muhajir.

Ia juga menegaskan pentingnya sinergi dengan kepala sekolah, guru, dan seluruh pemangku kepentingan pendidikan.

“Pendidikan adalah fondasi masa depan daerah. Karena itu, kolaborasi dan inovasi menjadi kunci dalam menciptakan ekosistem pendidikan SMP yang adaptif dan berdaya saing,” tambahnya.

Pelantikan ini diharapkan mampu mendorong percepatan reformasi birokrasi serta peningkatan kualitas layanan publik, khususnya di sektor pendidikan di Kota Makassar.  (drw)

Exit mobile version