Site icon Ujung Jari

Survei Indikator: Tingkat Kepuasan Publik terhadap Presiden Prabowo Tembus 79,9 Persen

JAKARTA, UJUNGJARI.COM – Lembaga survei Indikator Politik Indonesia merilis hasil survei terbaru terkait tingkat kepuasan publik (approval rating) terhadap kinerja Presiden Republik Indonesia ke-8, Prabowo Subianto.

Hasilnya, sebanyak 79,9 persen responden menyatakan puas atas kepemimpinan Presiden Prabowo.

Survei tersebut dilaksanakan pada 15 hingga 21 Januari 2026 dan menunjukkan tingkat kepercayaan publik yang tetap tinggi serta relatif stabil jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

Peneliti Utama Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi, menjelaskan bahwa angka 79,9 persen merupakan gabungan responden yang menyatakan “Sangat Puas” dan “Cukup Puas” terhadap kinerja Presiden Prabowo.

Menurutnya, capaian ini tergolong sangat tinggi untuk seorang kepala negara yang telah lebih dari satu tahun menjabat.

“Jadi secara umum tidak terlalu berbeda dengan approval rating Presiden Prabowo Januari 2025 dibanding Januari 2026. Kisaran kalau dijumlahkan antara sangat puas dan cukup puas itu 79,9 persen. Jadi sangat tinggi ya,” ujar Burhanuddin dalam konferensi pers daring, Minggu (8/2).

Ia menambahkan, stabilitas tingkat kepuasan publik ini mencerminkan kuatnya kepercayaan masyarakat terhadap arah kepemimpinan nasional di tengah dinamika ekonomi dan politik global yang terus berkembang.

Survei Indikator Politik Indonesia ini melibatkan 1.220 responden yang dipilih menggunakan metode simple random sampling.

Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara tatap muka dengan tingkat kepercayaan sebesar 95 persen dan margin of error sekitar 2,9 persen.

Untuk memastikan validitas dan akurasi data, Indikator Politik Indonesia juga melakukan quality control berupa kunjungan ulang (re-check) oleh supervisor terhadap 20 persen dari total sampel yang dipilih secara acak.

Hasil survei ini menegaskan posisi Presiden Prabowo sebagai pemimpin dengan tingkat penerimaan publik yang kuat di tahun-tahun awal masa pemerintahannya. (**)

Exit mobile version