MAKASSAR, UJUNGJARI.COM — Direktorat Jenderal Imigrasi menyiapkan Program Aksi Tahun 2026 dengan fokus pada transformasi digital layanan, penguatan pengawasan perbatasan, hingga peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM).
Program ini diarahkan untuk mendukung kemudahan investasi dan mobilitas internasional, sekaligus menjaga kedaulatan negara.
Sebagai bagian dari sosialisasi program tersebut, Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Makassar menggelar sosialisasi dan coffee morning bersama awak media di Kafe MAUKI, Jalan Perintis Kemerdekaan, Makassar, Rabu (18/2).
Pada kesempatan itu, Kepala Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Makassar, Putu Sonny Kharmawi Guna, memaparkan sejumlah agenda prioritas Imigrasi pada 2026.
Ia menjelaskan, pada aspek Transformasi Digital dan Layanan, Ditjen Imigrasi akan memperkuat layanan berbasis digital, menyederhanakan regulasi, serta meningkatkan efisiensi birokrasi.
Upaya ini diharapkan mempermudah proses pengurusan dokumen keimigrasian sekaligus meningkatkan daya saing Indonesia di mata investor.
Di bidang Pengamanan Perbatasan dan Pengawasan, penguatan pemeriksaan di Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) menjadi perhatian utama.
Penambahan autogate di bandara, pelabuhan, dan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) juga akan dilakukan guna mempercepat proses pemeriksaan tanpa mengurangi aspek keamanan.
Sementara dalam Pencegahan Tindak Pidana, Imigrasi akan mengintensifkan penyuluhan hukum dan pencegahan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) serta Tindak Pidana Penyelundupan Manusia (TPPM) melalui program Pimpasa.
Langkah ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat agar tidak terjerat praktik ilegal lintas negara.
“Pada aspek Infrastruktur dan Sarana, pemenuhan fasilitas di pos lintas batas tradisional dan pos imigrasi menjadi prioritas, guna menunjang pelayanan yang optimal,” kata Putu Sonny.
“Adapun dalam peningkatan Kualitas SDM, Imigrasi berkomitmen membentuk aparatur yang profesional, humanis, dan berintegritas, sejalan dengan tuntutan pelayanan publik yang cepat dan transparan,” ujarnya.
Melalui kegiatan coffee morning ini, Kantor Imigrasi Makassar berharap sinergi dengan media semakin kuat dalam menyebarluaskan informasi keimigrasian kepada masyarakat, sekaligus mendukung terwujudnya sistem keimigrasian yang modern dan adaptif di tahun 2026. (Rls)
