Site icon Ujung Jari

Pelantikan 374 Kepala Sekolah Tertahan, DPRD Makassar Minta Pemkot Beri Kepastian

MAKASSAR,UJUNGJARI.COM — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD Makassar) kembali menyoroti belum adanya kepastian pelantikan 374 kepala sekolah hasil seleksi yang hingga kini masih tertunda. Kondisi tersebut berpotensi mengganggu stabilitas manajemen sekolah sekaligus berdampak pada kualitas pelayanan pendidikan di Kota Makassar.

Ketua Komisi D DPRD Makassar, Ari Ashari Ilham, menegaskan bahwa kepala sekolah yang telah melalui seluruh tahapan seleksi seharusnya segera dikukuhkan. Menurutnya, percepatan pelantikan penting agar roda organisasi sekolah berjalan optimal dan kebijakan pendidikan dapat dieksekusi secara maksimal di lapangan.

“Bahwa kepala sekolah yang sudah diseleksi kemarin sebaiknya dilantik cepat untuk memaksimalkan pelayanan pendidikan di Kota Makassar,” ungkapnya dikonfirmasi, Minggu (22/2/2026).

Ia menilai, penundaan tanpa kejelasan bukan hanya menciptakan ketidakpastian di tingkat sekolah, tetapi juga dapat melemahkan fungsi kepemimpinan pendidikan. Kekosongan atau status kepala sekolah yang belum definitif dinilai berpotensi menghambat pengambilan keputusan strategis di lingkungan sekolah.

Pandangan serupa disampaikan anggota Komisi D DPRD Makassar, Muchlis Misbah yang menekankan bahwa proses seleksi telah dilalui secara resmi dan transparan. Karena itu, menurutnya, tidak ada alasan untuk terus menunda pengukuhan para kepala sekolah tersebut.

Ia menegaskan, penundaan berlarut berpotensi mengganggu stabilitas manajemen sekolah. Ia menyampaikan bahwa kepala sekolah yang telah melalui tahapan seleksi sebaiknya segera dikukuhkan agar dapat langsung bekerja dan memaksimalkan tugasnya.

“Ini untuk menghindari adanya intervensi-intervensi kepentingan. Jangan sampai ada yang mau ingin merubah keputusan-keputusan yang sudah berlangsung ini akan mencederai mutu pendidikan di Kota Makassar,” jelasnya.

Lebih jauh, Ia juga mempertanyakan belum adanya penjelasan resmi dari Pemerintah Kota Makassar terkait alasan keterlambatan pelantikan tersebut. Hingga kini, DPRD belum menerima informasi apa pun dari pihak eksekutif mengenai kepastian jadwal pengukuhan.

Terkait alasan belum dilaksanakannya pelantikan, Ia mengaku hingga kini belum ada penyampaian resmi dari Pemerintah Kota Makassar kepada DPRD. “Ya itu tugasnya Anda sebagai wartawan yang minta pertanyakan kesana kenapa tidak ada kesini,” ujarnya.

Saat kembali ditanya apakah sudah ada penjelasan dari pihak eksekutif, ia menegaskan belum ada informasi yang diterima lembaganya. “Belum, dari DPRD belum ada. Belum ada penyampaian dan sebaiknya wartawan tanya aja langsung kepada Pemerintah Kota,” jelasya.

Ia berharap Pemerintah Kota Makassar segera memberikan kepastian agar proses penguatan kepemimpinan sekolah tidak berlarut-larut. Menurut DPRD, kepastian pelantikan sangat dibutuhkan agar kualitas layanan pendidikan tetap terjaga dan tidak terdampak oleh ketidakpastian struktural.

“Tentu, semakin lama kepastian ini tertunda, semakin besar risiko terganggunya tata kelola pendidikan. Karena itu, kami meminta Pemerintah Kota Makassar segera bersikap terbuka dan memberikan kejelasan,” tuturnya.

Exit mobile version