MAKASSAR, UJUNGJARI.COM — Legenda PSM Makassar, Yosef Wijaya, mengaku kecewa dengan performa tim kebanggaan Kota Makassar tersebut dalam beberapa laga terakhir.
Rentetan hasil kurang memuaskan membuat posisi Juku Eja belum sepenuhnya aman di papan klasemen.
Meski demikian, Yosef menilai pergantian pelatih di sisa 11 pertandingan musim ini bukanlah solusi yang tepat.
Menurutnya, perubahan di kursi pelatih justru berpotensi mengganggu stabilitas tim yang saat ini sedang berjuang keluar dari tekanan.
“Yang paling penting sekarang adalah bagaimana tim bisa fokus menjauh dari zona merah dan memastikan tetap bertahan. Situasinya tidak mudah, jadi semua elemen harus bersatu,” ujarnya.
Yosef menegaskan, target realistis PSM saat ini adalah mengamankan posisi agar tidak terjerumus ke zona degradasi.
Ia berharap para pemain bisa kembali menunjukkan karakter khas Juku Eja yang dikenal memiliki semangat juang tinggi, disiplin, dan mental pantang menyerah.
Selain itu, ia juga menyarankan agar manajemen melibatkan legenda sekaligus tokoh senior PSM, Syamsuddin Umar, untuk membantu tim dalam situasi sulit ini.
Pengalaman dan pemahaman Syamsuddin terhadap kultur sepak bola Makassar dinilai bisa menjadi energi tambahan bagi skuad.
“Karakter PSM itu kuat, penuh determinasi. Itu yang harus kembali dimunculkan. Kalau perlu, libatkan figur senior yang paham betul DNA tim ini,” tegasnya.
Dengan sisa laga yang semakin menipis, dukungan penuh suporter dan soliditas internal tim menjadi kunci bagi PSM Makassar untuk bangkit dan memastikan tetap eksis di kasta tertinggi sepak bola nasional musim depan. (**)
