MAKASSAR, UJUNGJARI.COM — PSM Makassar dituntut bangkit saat menjamu Persita Tangerang di Stadion BJ Habibie, Parepare, Senin (2/3/2026) pukul 21.30 Wita.
Laga ini menjadi momentum penting bagi Juku Eja untuk mengakhiri tren negatif sekaligus menjauh dari ancaman zona degradasi.
Performa kandang PSM belakangan menjadi sorotan. Dalam lima laga terakhir di Stadion BJ Habibie, Pasukan Ramang belum sekalipun meraih kemenangan, dengan catatan tiga kekalahan dan dua hasil imbang.
Kemenangan terakhir di kandang tercipta saat membantai PSBS Biak 5-0 pada pekan ke-13 Super League 2025/2026.
Saat ini, PSM berada di peringkat ke-13 klasemen sementara dengan 23 poin. Mereka hanya unggul lima angka dari Persijap Jepara yang berada di batas atas zona degradasi.
Situasi tersebut membuat tiga poin atas Persita menjadi target wajib demi menjauh dari zona merah.
Di sisi lain, Persita datang ke Parepare dalam kondisi kurang ideal setelah takluk 0-1 dari Dewa United pada laga sebelumnya.
Meski begitu, tim berjuluk Pendekar Cisadane masih kokoh di posisi keenam dengan koleksi 35 poin, menjadikan mereka lawan yang tak bisa dipandang sebelah mata.
Legenda PSM, Sumirlan, meminta suporter memadati stadion dan memberikan dukungan penuh demi mendongkrak motivasi para pemain.
Ia juga menyarankan manajemen mempertimbangkan diskon tiket guna meningkatkan animo penonton.
Menurut Sumirlan, PSM harus kembali ke karakter aslinya: bermain cepat, keras, ngotot, dan spartan.
“Kalau kembali gagal menang, posisi tim akan semakin berbahaya,” tegasnya.
Dukungan serupa disampaikan kelompok suporter Red Gank melalui Muhammad Al Fajri. Ia menegaskan kemenangan atas Persita menjadi harga mati untuk memutus tren negatif dan mendongkrak posisi PSM di klasemen.
Pertandingan ini diprediksi berlangsung sengit. Selain menjadi ajang pembuktian bagi PSM untuk bangkit, laga tersebut juga krusial dalam menentukan arah perjalanan Juku Eja di sisa musim kompetisi. (**)
