Site icon Ujung Jari

Komunitas Sepeda Toa Makassar Apresiasi Remaja Masjid dalam Roadshow Ramadan Muslim Friendly di 10 Kecamatan

MAKASSAR, UJUNGJARI.COM — Kepedulian terhadap masjid, generasi muda, dan lingkungan kembali ditunjukkan oleh Komunitas Sepeda Toa Makassar (STM) dalam rangkaian Roadshow Masjid Ramadan Muslim Friendly yang digelar di 10 kecamatan di Kota Makassar.

Kegiatan yang diinisiasi oleh Moslem Friendly Forum (MFF) bersama Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Makassar ini tidak hanya menghadirkan program pasar murah dan layanan sosial, tetapi juga memberikan ruang apresiasi bagi anak dan remaja masjid melalui lomba kreativitas seperti Lomba Adzan dan Mewarnai.

Komunitas Sepeda Toa Makassar, yang dikenal sebagai komunitas pecinta lingkungan dan aktif dalam gerakan sosial kemasyarakatan, turut ambil bagian dengan memberikan apresiasi langsung kepada para juara di 10 kecamatan, termasuk Kecamatan Tamalanrea dan Biringkanaya.
Penyerahan Hadiah di Masjid Al-Muamalah BTP

Penyerahan hadiah simbolis untuk Juara 1, 2, dan 3 Lomba Adzan dan Mewarnai tingkat Kecamatan Biringkanaya dan Tamalanrea akan dilaksanakan di Masjid Al-Muamalah BTP pada Selasa, 3 Maret 2026, pukul 13.30 WITA.

Momentum ini menjadi simbol kebangkitan remaja masjid di wilayah utara Makassar. Hadiah dan bingkisan akan diserahkan langsung oleh STM sebagai bentuk dukungan atas keberanian anak-anak melantunkan adzan dengan lantang serta mengekspresikan kreativitas mereka.

Empat masjid yang turut meramaikan kegiatan ini antara lain:

● Masjid Nurul Rahmat

● Masjid At-Taqwa BTP

● Masjid Raudhatul Jannah

● Masjid Al-Muamalah BTP

Ketua STM: Masjid adalah Pusat Pembinaan Karakter

Ketua STM, Hengki Rachmat Jaya Soetioso yang akrab disapa Hengky Soetioso, menegaskan bahwa keterlibatan komunitasnya dalam Roadshow Ramadan ini merupakan bagian dari komitmen untuk terus hadir memberi manfaat bagi masyarakat.

“Sejak awal tahun 2026, kami terus membangun soliditas anggota, termasuk melalui peluncuran jersey terbaru dan berbagai gerakan sosial. Tapi bagi kami, identitas komunitas bukan hanya soal atribut, melainkan soal kontribusi nyata untuk Kota Makassar,” ujarnya.

Menurut Hengky, masjid memiliki peran penting sebagai pusat pembinaan karakter generasi muda. Karena itu, STM merasa terpanggil untuk memberikan dukungan moral dan apresiasi kepada remaja masjid yang berani tampil dan berprestasi.

“Kami ingin anak-anak dan remaja masjid merasa dihargai. Keberanian mereka mengumandangkan adzan dan menunjukkan kreativitas adalah sesuatu yang harus didukung. Dari masjid lahir generasi yang kuat, berakhlak, dan peduli lingkungan,” tambahnya.

Ia juga berharap sinergi antara komunitas, masjid, serta MFF dan DMI Kota Makassar dapat terus diperkuat dalam berbagai program sosial ke depan.

Dorong UMKM Lewat Sertifikasi Halal Gratis

Roadshow Ramadan Muslim Friendly juga dirangkaikan dengan fasilitasi sertifikasi halal gratis bagi pelaku UMKM melalui gerakan Makassar Muslim Friendly Market.

Menariknya, program ini tidak hanya menyasar pelaku UMKM Muslim, tetapi juga membuka kesempatan bagi pelaku UMKM non-Muslim untuk mendapatkan akses sertifikasi halal dari pemerintah.

Langkah ini menjadi bagian dari semangat inklusif dan kolaboratif dalam membangun ekosistem usaha yang sehat dan berdaya saing di Makassar.

Dengan semangat kebersamaan, Roadshow Ramadan Muslim Friendly di 10 kecamatan diharapkan tidak hanya memakmurkan masjid, tetapi juga memperkuat solidaritas sosial dan ekonomi masyarakat.

“Ini bukan cuma soal hadiah. Ini tentang kebanggaan remaja masjid, tentang suara adzan yang menggema, dan tentang kreativitas yang tumbuh dari masjid untuk masa depan Makassar,” tutup Hengky. (**)

Exit mobile version