MAKASSAR, UJUNGJARI.COM — Nama Tony Ho kembali mencuat dan dikaitkan dengan kursi pelatih PSM Makassar. Ia disebut-sebut sebagai salah satu kandidat pelatih lokal untuk menggantikan Tomas Trucha usai kekalahan dari Persita Tangerang pada lanjutan kompetisi musim ini.
Hingga kini, manajemen PSM belum mengumumkan keputusan resmi terkait posisi pelatih kepala. Namun, absennya Tomas Trucha dalam sesi jumpa pers usai pertandingan dan posisinya yang digantikan oleh asisten pelatih Ahmad Amiruddin semakin memanaskan spekulasi mengenai kemungkinan pergantian nahkoda tim berjuluk Juku Eja tersebut.
Tony Ho bukan sosok asing bagi publik sepak bola Makassar. Pelatih kelahiran Makassar, 8 April 1957, itu pernah menukangi PSM pada periode 2002–2005.
Ia dikenal sebagai pelatih berpengalaman dengan lisensi UEFA Pro serta rekam jejak panjang di kancah sepak bola nasional.
Karier Kepelatihan Tony Ho
Sepanjang kariernya, Tony Ho pernah menangani sejumlah klub di Indonesia, di antaranya:
● PSM Makassar (2002–2005)
● Persmin Minahasa (2005–2006)
● Arema Malang (2007–2008)
● Persisam Samarinda (2009)
● Persela Lamongan (2011)
● Persebaya Surabaya (2012–2014)
● Borneo FC (2015)
● Persipura Jayapura (2016–2020, 2023–2024)
● Persedikab Kediri (2021–2022)
Bersama Persipura, ia juga pernah menjadi bagian dari tim yang meraih gelar Indonesia Soccer Championship A pada 2016.
Karier sebagai Pemain
Sebelum menjadi pelatih, Tony Ho juga memiliki karier sebagai pemain profesional. Ia pernah membela:
● PSM Makassar (1977–1980)
● Galasiswa Indonesia (1979)
● PS Makassar Utama (1980–1982)
● Arseto Solo (1982–1985)
Di level internasional, ia pernah memperkuat Timnas Indonesia pada ajang SEA Games 1980 serta tergabung dalam skuad Timnas Indonesia era Garuda I pada 1982.
Dengan rekam jejak panjang sebagai pemain dan pelatih, nama Tony Ho kembali diperbincangkan di tengah situasi sulit yang dihadapi PSM.
Kini, publik Juku Eja menanti keputusan resmi manajemen terkait masa depan kursi pelatih kepala. (**)
