Site icon Ujung Jari

Lurah Parangloe Ancam Polisikan Warga yang Demo, Warga: Silakan, Kami Tidak Takut

MAKASSAR, UJUNGJARI.COM — Lurah Parangloe, Kecamatan Tamalanrea, Kota Makassar, Ali Topan, mengancam akan melaporkan warganya ke pihak kepolisian jika terbukti terlibat dalam aksi demonstrasi di Kantor Kelurahan Parangloe, Jumat (6/3).

Ancaman tersebut disampaikan melalui pesan WhatsApp yang dikirimkan ke grup RT/RW dan grup warga setempat menjelang aksi demonstrasi berlangsung.

Dalam pesan tersebut, Ali Topan meminta para ketua RT dan RW untuk mendokumentasikan warga yang ikut dalam aksi demo. Dokumentasi itu disebut akan digunakan untuk menindaklanjuti keterlibatan warga dalam aksi tersebut.

“Tabe’ Bapak/ibu RT RW klo memang sebentar ada demo di kantor kelurahan, masing-masing RT RW untuk mendokumentasikan warganya yang ikut. Biar bisa dijemput di rumahnya masing-masing untuk mempertanggungjawabkan kegiatannya di pihak berwajib,” tulis Ali Topan dalam pesan WhatsApp yang beredar di grup warga.

Menanggapi ancaman tersebut, sejumlah warga Parangloe menyatakan tidak gentar jika aksi mereka dilaporkan ke pihak kepolisian.

“Silakan polisikan kami, kami tidak takut. Kami warga Parangloe siap bersatu dan melawan lurah yang arogan dan tidak berakhlak,” ujar Firman, salah seorang warga yang ikut dalam aksi demonstrasi.

Diketahui sebelumnya, puluhan warga Kelurahan Parangloe menggelar aksi demonstrasi di kantor lurah yang berada di wilayah Bontoa pada Jumat siang.

Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk protes terhadap sejumlah persoalan yang terjadi di lingkungan kelurahan.

Sementara itu, Lurah Parangloe Ali Topan yang dikonfirmasi melalui telepon WhatsApp pribadinya hingga berita ini diturunkan belum memberikan tanggapan. Pesan yang dikirimkan media ini hanya terbaca, namun belum mendapat balasan. (drw)

Exit mobile version