Site icon Ujung Jari

Ngopi dan Domino di Warkop, Cara Santai Bupati Soppeng Merawat Persahabatan

SOPPENG, UJUNGJARI.COM — Cara sederhana namun bermakna ditunjukkan Bupati Soppeng, Suwardi Haseng, dalam merawat kebersamaan dengan masyarakat.

Di sela kesibukan menjalankan tugas pemerintahan, ia kerap meluangkan waktu berkumpul bersama komunitas di salah satu warung kopi di sudut Kota Soppeng.

Pada malam hari, suasana santai sering terlihat ketika Suwardi Haseng duduk bersama warga sambil bermain domino.

Ditemani secangkir kopi atau teh manis, permainan kartu itu bisa berlangsung hingga berjam-jam, diiringi canda dan gelak tawa.

Dalam momen tersebut, tidak tampak sekat antara kepala daerah dan masyarakat. Mereka duduk sejajar, saling berkelakar, dan berkomunikasi dengan penuh keterbukaan.

Segala atribut jabatan seolah ditanggalkan. Dalam permainan itu, semua memiliki hak dan kewajiban yang sama.

Siapa pun yang mendapat giliran membagi kartu melakukannya dengan santai dan penuh keakraban.

Kebersamaan sederhana itu menjadi salah satu cara Suwardi Haseng menjaga kedekatan dengan masyarakat sekaligus merawat persahabatan di tengah kesibukan sebagai kepala daerah.

Menariknya, usai permainan domino, perbincangan biasanya berlanjut dengan diskusi ringan tentang berbagai hal. Namun topik yang paling sering mencuat adalah soal pembangunan Kabupaten Soppeng.

Dalam suasana santai tersebut, berbagai pandangan dan masukan sering muncul dari para peserta diskusi.

Mereka membicarakan perkembangan daerah yang dinilai terus bergerak dari waktu ke waktu.

Meski diakui masih banyak tantangan yang dihadapi, terutama terkait keterbatasan fiskal daerah akibat kebijakan pemerintah pusat, hal itu tidak mengurangi semangat untuk terus bekerja dan merealisasikan program pembangunan yang telah direncanakan.

Bupati Soppeng Suwardi Haseng mengatakan, kebersamaan seperti ini penting untuk menjaga hubungan yang harmonis antara pemimpin dan masyarakat.

“Kadang kita butuh ruang santai seperti ini untuk saling bertukar pikiran. Di sini tidak ada sekat jabatan, semua sama. Dari obrolan sederhana sering muncul juga masukan yang baik untuk pembangunan daerah,” ujar Suwardi Haseng di sela-sela diskusi.

Ia menambahkan, meski Kabupaten Soppeng menghadapi berbagai tantangan, terutama keterbatasan fiskal daerah akibat kebijakan pemerintah pusat, semangat untuk terus membangun daerah tidak boleh surut.

“Yang penting kita tetap menjaga kebersamaan dan komunikasi. Dengan begitu, kita bisa terus mencari solusi bersama agar pembangunan di Soppeng tetap berjalan dan memberi manfaat bagi masyarakat,” katanya.

Kebersamaan di warung kopi itu pun menjadi ruang komunikasi yang cair, tempat bertukar pikiran, sekaligus mempererat hubungan antara pemimpin daerah dan masyarakatnya. (Daus)

Exit mobile version