GOWA, UJUNGJARI.COM — Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) Kabupaten Gowa tahun ini menyiapkan puluhan masjid sebagai Posko Ramah Pemudik 2026 untuk pemudik lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah.
Posko Masjid Ramah Pemudik ini merupakan instruksi Menteri Agama RI yang dilaksanakan seluruh Kemenag di wilayah Indonesia. Sebanyak 2.400 masjid se-Indonesia akan dijadikan Posko Ramah Pemudik. Termasuk di wilayah Kabupaten Gowa.
Terkait hal ini, Kemenag Kabupaten Gowa pun akan mengikuti Kick Off yang dilakukan secara nasional pada Rabu (11/3) mendatang. Kick Off ini dibuka langsung Menag RI Prof KH Nasaruddin Umar dan diikuti secara online seluruh Kemenag provinsi, kabupaten kota se-Indonesia.
Terkait pelaksanaan Kick Off serta tersebut, Kemenag Gowa melakukan rapat koordinasi dengan 18 Kepala KUA se-Gowa di aula kantor Kemenag Gowa, Senin (9/3) pagi. Rakor ini membahas persiapan pelaksanaan Kick Off peluncuran Masjid Posko Ramah Pemudik yang akan dilaksanakan Rabu (11/3) mendatang dipusatkan di wilayah kota Sungguminasa.
Kepala Kantor Kemenag Gowa Jamaris Halik didampingi Kasi Binmas Islam Kemenag Gowa Tajuddin mengatakan, dalam program Posko Ramah Pemudik ini, ada 2.400 masjid se-Indonesia dijadikan posko bagi pemudik lebaran.
“Untuk di Kabupaten Gowa ini, kami siapkan 20 masjid sebagai posko. Masjid-masjid ini tersebar di 18 kecamatan. Untuk wilayah kota Kecamatan Somba Opu kita siapkan tiga masjid sedang di kecamatan masing-masing satu masjid. Di setiap Posko Ramah Pemudik ini, seluruh KUA akan mengelola langsung posko tersebut, ” kata Jamaris.
Dalam Posko Ramah Pemudik di kecamatan ini, akan diisi personel secara gabungan yakni Kemenag atau KUA kecamatan, Polsek (Satlantas), Koramil, Puskesmas, Dishub, Satpol PP terbagi habis di masing-masing wilayahnya.
“Posko Ramah Pemudik ini ada di masjid-masjid strategis khususnya masjid yang terletak di poros atau jalur pemudik. Khusus di kota Kecamatan Somba Opu sebagai pusat kota disiapkan tiga posko sedang di kecamatan masing-masing satu posko atau satu masjid,” jelas Jamaris.
Dikatakan Jamaris, tahun lalu, Kemenag Gowa menyiapkan satu posko mudik terpusat di Kecamatan Bontonompo dan berfungsi dengan baik. Dan tahun ini disiapkan 20 masjid tentu pelayanan kepada pemudik akan lebih maksimal.
“Semoga posko mudik yang kita sebar di 18 kecamatan dengan 20 masjid ini berjalan baik. Tujuannya tak lain memberikan pelayanan kepada pemudik baik untuk istrahat sejenak di posko atau mendapatkan fasilitas pelayanan medis jika diperlukan, atau mendapatkan informasi daerah tujuan mudiknya agar tidak salah arah dan mampir untuk melakukan salat lima waktu dan untuk berbuka puasa dan lainnya. Insha Allah, kita upayakan para pemudik betul-betul merasa terlayani baik dan merasa nyaman melintas di Kabupaten Gowa, ” kata Jamaris.
Ditambahkan Kasi Binmas Islam Tajuddin, Posko Masjid Ramah Pemudik 2026 ini disiapkan dengan tujuan memberikan pelayanan kepada para pemudik yang tengah dalam perjalanan ke kampung halamannya.
“Kadang pemudik itu mau istrahat tapi tidak tahu mau dimana istrahatnya. Jadi kita memberikan fasilitas untuk pemudik. Di masjid yang menjadi posko pemudik ini kita siapkan takjil berbuka puasa seperti minuman dan kue-kue. Kita kerjasama dengan pengurus masjid. Kita juga libatkan seluruh pemerintah kecamatan, pemerintah desa dan pemerintah kelurahan di dalam operasional posko pemudik ini,” kata Tajuddin.
Dikatakannya, aktivitas Posko Ramah Pemudik ini akan mulai dibuka setelah Kick Off dilaksanakan pada Rabu (11/3) tersebut.
“Jadi pelaksanaan posko pemudik ini dilangsung mulai seusai Kick Off secara nasional dibuka Pak Menteri Agama secara virtual nanti. Posko Masjid Ramah Pemudik ini akan mulai difungsikan pada H-7 dan H+7 lebaran Idul Fitri nanti, ” jelas Tajuddin. –
