Site icon Ujung Jari

Duel Strategi di Parepare: PSM vs Persis Lebih dari Sekadar Adu Kualitas Pemain

PAREPARE, UJUNGJARI.COM – Pertandingan antara PSM Makassar kontra Persis Solo di Stadion Gelora B. J. Habibie, Sabtu (4/4/2026), diprediksi akan menjadi duel taktik yang lebih menentukan dibanding sekadar kualitas individu pemain.

Laga pekan ke-26 ini menghadirkan adu kecerdikan dua pelatih dalam membaca ritme permainan serta memanfaatkan celah lawan.

Pendekatan strategi diyakini akan menjadi faktor pembeda dalam pertandingan yang berpotensi berlangsung ketat tersebut.

Dari kubu Persis, pelatih Milomir Seslija diperkirakan tetap mengandalkan pendekatan yang terbukti efektif membawa timnya keluar dari zona degradasi.

Organisasi pertahanan yang rapat dipadukan dengan transisi cepat saat merebut bola menjadi kekuatan utama Laskar Sambernyawa.

Dalam lima pertandingan terakhir, performa Persis terbilang stabil. Mereka mampu meminimalisir kekalahan dan tampil disiplin dalam menjaga bentuk permainan.

Fokus utama Milo diyakini akan berada di lini tengah, khususnya dalam mengantisipasi perebutan bola kedua agar tidak didominasi PSM.

Jika sektor ini berhasil dikuasai, Persis berpeluang besar melancarkan serangan cepat ke lini depan, terutama melalui sisi sayap serta pergerakan striker yang menekan garis pertahanan lawan.

Sementara itu, PSM Makassar diprediksi tampil dengan pendekatan berbeda. Tim berjuluk Juku Eja kemungkinan akan mengandalkan permainan sabar melalui build-up dari lini tengah serta tekanan bertahap dari kedua sisi lapangan.

Secara statistik, PSM memiliki keunggulan dalam rekor pertemuan. Mereka mampu memenangkan empat dari lima laga terakhir melawan Persis.

Catatan tersebut menjadi modal psikologis penting bagi tim tuan rumah jelang laga krusial ini.

Namun, salah satu titik krusial bagi PSM adalah potensi absennya Sheriddin Boboev yang masih bersama tim nasional Tajikistan. Jika benar tidak tampil, daya gedor PSM dari sektor sayap diperkirakan akan berkurang.

Kondisi tersebut bisa memaksa PSM mengubah pola serangan, dengan lebih banyak mengandalkan kombinasi umpan pendek di lini tengah untuk membongkar pertahanan rapat Persis.

Dengan dua pendekatan berbeda yang akan saling berhadapan, laga ini dipastikan bukan hanya soal siapa yang lebih tajam, tetapi siapa yang lebih cerdas dalam menerapkan strategi di atas lapangan. (drw)

Exit mobile version