Site icon Ujung Jari

Muscab PPP Sidrap Segera Digelar, Sejumlah Figur Bursa Calon Ketua Dipastikan Menghangat

SIDRAP, UJUNGJARI.COM — Pelaksanaan Musyawarah Cabang (Muscab) Dewan Pimpinan Cabang Partai Persatuan Pembangunan Kabupaten Sidrap dipastikan akan berlangsung dalam waktu dekat.

Agenda ini diprediksi menjadi ajang pertarungan politik internal yang cukup sengit, seiring mulai mencuatnya sejumlah nama kandidat calon ketua.

Dinamika jelang Muscab kian terasa, dengan berbagai figur internal partai disebut-sebut siap meramaikan bursa pencalonan.

Nama-nama seperti H. Ihsan Rakib dan Mahmuddin Yusuf mulai santer diperbincangkan sebagai penantang dalam kontestasi tersebut.

Tak hanya itu, peluang petahana H. Patahuddin untuk kembali maju juga masih terbuka lebar.

Figur yang saat ini menjabat sebagai Ketua DPC PPP Sidrap sekaligus anggota DPRD periode 2025–2029 itu dinilai masih memiliki basis dukungan kuat di kalangan kader.

Wakil Ketua DPC PPP Sidrap, Padly Suyuti, membenarkan bahwa Muscab akan segera digelar.

Ia menyebut pelaksanaannya direncanakan dalam bulan ini atau paling lambat bulan depan.

“Persiapan sudah berjalan. Kemungkinan besar bulan ini, atau paling lambat bulan depan Muscab dilaksanakan,” ungkapnya.

Padly juga tidak menampik bahwa kontestasi kali ini akan diwarnai munculnya beberapa kandidat baru yang siap bersaing memperebutkan kursi ketua.

“Memang sudah ada beberapa nama yang mencuat. Ini hal yang wajar dalam dinamika organisasi, apalagi menjelang Muscab,” jelasnya.

Meski demikian, ia mengakui bahwa sebagian kader masih menginginkan keberlanjutan kepemimpinan di bawah H. Patahuddin.

Namun, munculnya figur-figur alternatif dinilai menjadi warna tersendiri dalam proses demokrasi internal partai.

Dengan kondisi tersebut, Muscab PPP Sidrap dipastikan tidak hanya menjadi agenda rutin organisasi, tetapi juga panggung kompetisi politik yang akan menentukan arah dan strategi partai ke depan.

Terlebih, PPP Sidrap saat ini tengah berada dalam tren positif setelah berhasil mengantarkan tiga kadernya duduk di DPRD.

Hal ini menjadikan posisi ketua semakin strategis dan diperebutkan oleh sejumlah figur yang dinilai memiliki kapasitas dan pengaruh di internal partai. (Wan)

Exit mobile version