MAKASSAR,UJUNGJARI.COM–Enam kepala dinas lingkup Pemerintah Kabupaten Luwu Timur mengikuti Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Angkatan IV yang diselenggarakan oleh Pusat Pembelajaran dan Strategi Kebijakan Manajemen Pemerintahan (Pusjar SKMP) Lembaga Administrasi Negara (LAN).
Mereka bergabung dengan 64 perserta diklat lainnya yang berasal dari sejumlah instansi dan daerah di Indonesia. Pelatihan berlangsung selama beberapa hari di Pusjar SKMP LAN, Antang, Kota Makassar.
Keenam pejabat eselon dua itu adalah Kepala Bapenda Lutim, Muhammad Yusri, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Subhang, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Awaluddin Anwar, dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Umar Hasan Dalle.
Selain itu juga ada Agus Thobrani, S.Kom., M.Si, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Luwu Timur, Raoda K, S.Pd., M.Si.
Deputi Bidang Penyelenggaraan Pengembangan Kapasitas ASN LAN Jakarta, Dr Tri Widodo Wahyu Utomo saat membuka pelatihan menyampaikan bahwa, PKN Tingkat II merupakan program strategis dalam menyiapkan ASN yang memiliki kompetensi kepemimpinan visioner, adaptif, serta berdaya saing tinggi.
Ia juga menekankan pentingnya inovasi dan kolaborasi dalam menghadapi dinamika pemerintahan dan tantangan pembangunan ke depan.
Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II LAN RI sendiri merupakan program pengembangan kompetensi bagi pejabat struktural eselon II yang bertujuan mencetak pemimpin birokrasi yang transformatif, inovatif, dan berintegritas.
Proses pembelajaran dilakukan melalui metode blended learning yang mengombinasikan e-learning, pembelajaran klasikal, serta studi lapangan. Setiap peserta juga diwajibkan menghasilkan proyek perubahan sebagai bentuk implementasi nyata dari pembelajaran yang diperoleh.
Sementara itu, Kepala Badan Pendapatan Daerah Luwu Timur, Muhammad Yusri, yang mewakili peserta dari Luwu Timur menyampaikan komitmennya untuk mengikuti pelatihan ini secara maksimal.
“PKN Tingkat II merupakan kesempatan yang sangat berharga bagi kami untuk meningkatkan kapasitas kepemimpinan, memperluas wawasan, serta memperkuat kemampuan dalam merumuskan kebijakan yang inovatif,” tuturnya.
