PAREPARE, UJUNGJARI.COM — PSM Makassar wajib meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman tembakan jarak jauh Persis Solo saat kedua tim bertemu pada pekan ke-26 Super League 2025/2026.
Laga ini dijadwalkan berlangsung di Stadion Gelora B.J. Habibie, Parepare, Sabtu (4/4/2026) pukul 16.30 Wita.
Tim berjuluk Laskar Sambernyawa dikenal memiliki sejumlah pemain dengan kemampuan tembakan jarak jauh yang akurat, terutama dari lini kedua.
Hal itu terlihat saat Persis mencatat kemenangan meyakinkan 3-0 atas Bali United. Dalam pertandingan tersebut, mereka melepaskan delapan percobaan dari luar kotak penalti.
Dua di antaranya berbuah gol melalui Dejan Tumbas dan Bruno Gomes, sementara tiga tembakan lainnya mengarah tepat ke gawang dan tiga sisanya melenceng.
Legenda PSM, Yosef Wijaya, menegaskan bahwa upaya meredam tembakan jarak jauh tidak bisa hanya dibebankan kepada lini belakang.
Menurutnya, lini tengah memiliki peran krusial dalam menutup ruang tembak lawan agar tidak leluasa melepaskan percobaan dari luar kotak penalti.
“Keseimbangan antar lini harus dijaga. Apalagi bek tengah seperti Yuran Fernandes dan Aloisio Soares sering maju membantu serangan. Lini tengah harus sigap menutup ruang yang ditinggalkan,” ujar Yosef.
Selain itu, peran penjaga gawang juga dinilai sangat vital. Kiper dituntut memiliki pembacaan permainan yang baik serta menghindari kesalahan yang bisa berakibat fatal.
Senada dengan itu, Anwar Liko menekankan pentingnya pressing ketat untuk membatasi ruang gerak pemain Persis.
Ia menyebut tekanan tidak hanya diberikan kepada pemain yang menguasai bola, tetapi juga pada area kosong yang berpotensi dimanfaatkan lawan.
Dengan koordinasi yang solid antara lini belakang, tengah, dan kiper, PSM Makassar diharapkan mampu meredam ancaman tembakan jarak jauh Persis Solo dan mengamankan hasil positif di kandang sendiri. (**)
