MAKASSAR, UJUNGJARI– Lippoland melalui PT Gowa Makassar Tourism Development Tbk (GMTD) kembali menunjukkan komitmennya dalam kegiatan tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) dengan menggelar program Tabung Karya (Tanjung Bunga Berkarya) Vol.3. Kegiatan ini mengusung tema “Gantungan Kunci Istimewa, Langkah Kecil Menuju Mandiri” dan melibatkan 75 anak berkebutuhan khusus.
Program tersebut dilaksanakan di Madrid Hall, Akkarena, Sabtu (4/4/2026), bertepatan dengan momentum peringatan Hari Down Syndrome Sedunia.
Dalam kegiatan ini, para peserta mendapatkan pelatihan membuat gantungan kunci yang bertujuan mengasah kreativitas, melatih motorik halus, serta meningkatkan rasa percaya diri. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan menjadi langkah awal dalam membuka peluang kemandirian bagi anak-anak berkebutuhan khusus di masa depan.
Kegiatan ini terselenggara melalui kolaborasi dengan Komunitas Orang Tua Anak Down Syndrome (KOADS), serta mendapat dukungan dari Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Provinsi Sulawesi Selatan dan Pokja Bunda PAUD Provinsi Sulawesi Selatan.
Chief Operating Officer PT GMTD Tbk, Jemmy Andreas Persang, menyampaikan bahwa program Tabung Karya merupakan bagian dari inisiatif berkelanjutan perusahaan dalam menciptakan dampak sosial positif, khususnya di kawasan Tanjung Bunga.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin menghadirkan ruang yang inklusif bagi anak-anak berkebutuhan khusus untuk belajar, berkarya, dan mengekspresikan potensi mereka. Kami percaya setiap anak memiliki kemampuan luar biasa jika diberikan kesempatan yang tepat,” ujarnya.
Ia menambahkan, program Tabung Karya tidak hanya berfokus pada pertumbuhan bisnis perusahaan, tetapi juga bertujuan menciptakan nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan.
Sementara itu, Ketua KOADS, Andi Rahmatullah, mengapresiasi dukungan GMTD dalam menghadirkan kegiatan yang tidak hanya edukatif, tetapi juga memperkuat kebersamaan antara anak dan orang tua.
“Kegiatan ini sangat bermanfaat, tidak hanya melatih keterampilan anak-anak kami, tetapi juga memberikan pengalaman sosial yang positif serta meningkatkan rasa percaya diri mereka,” ungkapnya.
Melalui program ini, GMTD berharap dapat terus berkontribusi dalam mendorong terciptanya masyarakat yang inklusif dan berdaya, sekaligus meningkatkan kesadaran publik akan pentingnya memberikan ruang dan kesempatan yang setara bagi anak berkebutuhan khusus. Program ini juga sejalan dengan pilar Independen dalam kerangka “Lippo Untuk Indonesia PASTI” (Pintar, Asri, Sejahtera, Tangguh, Independen). (*)
