JAKARTA, UJUNGJARI. COM — Presiden
Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas (ratas) di Istana Merdeka pada Senin (6/4) guna membahas langkah strategis percepatan program perumahan rakyat secara nasional.
Pertemuan tingkat tinggi ini menegaskan komitmen pemerintah dalam memperluas akses hunian layak bagi seluruh lapisan masyarakat di Indonesia.
Dalam arahannya, Presiden menekankan pentingnya percepatan realisasi program yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Salah satu keputusan krusial yang dihasilkan dalam rapat tersebut adalah peningkatan target program bedah rumah rakyat menjadi 400 ribu unit pada tahun ini.
Program ini dirancang untuk menjangkau seluruh kabupaten dan kota di Tanah Air guna memastikan pemerataan akses terhadap hunian yang layak.
Selain fokus pada renovasi rumah, Presiden juga menginstruksikan optimalisasi pemanfaatan lahan milik negara untuk pembangunan perumahan baru.
Aset produktif yang dikelola oleh Badan Usaha Milik Negara (BUMN), termasuk kawasan strategis di wilayah perkotaan, akan dimanfaatkan sebagai lokasi pembangunan rumah tapak maupun rumah susun.
Pemerintah mendorong sinergi lintas kementerian dan lembaga untuk memastikan implementasi program berjalan efektif dan tepat sasaran.
Upaya ini tidak hanya ditujukan untuk mempercepat penyediaan hunian layak, tetapi juga diharapkan menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi nasional sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara berkelanjutan. (**)
