GOWA, UJUNGJARI.COM — Meski rencana kenaikan harga BBM (bahan bakar minyak) tidak terjadi pada 1 April 2026, namun hingga kini bias dari informasi naiknya BBM masih terasa.
Hal itu terlihat dari sejumlah penumpukan konsumen di sejumlah SPBU di Kabupaten Gowa akhir-akhir ini. Agar tidak terjadi kondisi yang bisa mengganggu aktivitas masyarakat di SPBU sekaligus mengganggu keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) maka jajaran Polres Gowa melalui personel Samapta mengintensifkan giat patroli.
Setiap malam, personel Patroli Perintis 1 melakukan KRYD atau kegiatan rutin yang ditingkatkan. Sejak Minggu (5/4) mlam lalu hingga kini, pada personel patroli ke sejumlah SPBU di wilayah kota Gowa.
Patroli ini dilaksanakan sebagai langkah preventif untuk memastikan situasi kamtibmas tetap kondusif serta meminimalisir potensi gangguan seperti antrean panjang, penimbunan BBM, maupun aktivitas mencurigakan di sekitar SPBU.
Personel patroli melakukan pemantauan langsung terhadap ketersediaan BBM serta berkoordinasi dengan petugas SPBU terkait kondisi distribusi dan situasi pelayanan kepada masyarakat.
“Para personel juga mengimbau masyarakat agar tetap tertib saat mengantre serta tidak melakukan pembelian berlebihan yang dapat memicu kelangkaan BBM, ” kata Kasat Samapta Polres Gowa AKP Cahyadi.
Dikatakan AKP Cahyadi, patroli dirutinkan guna mencegah potensi gangguan kamtibmas di sekitar SPBU.
“Berdasarkan pemantauan personel, hingga saat ini distribusi BBM masih berjalan normal dan pelayanan kepada masyarakat berlangsung lancar. Ini adalah langkah preventif untuk memastikan situasi tetap aman dan terkendali. Kami akan terus meningkatkan patroli dan pengawasan di titik-titik rawan guna menjaga stabilitas kamtibmas serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat, ” terang AKP Cahyadi. –
