Site icon Ujung Jari

TPA Antang Kritis, Pemkot Makassar Percepat Proyek Pengolahan Sampah Jadi Energi

MAKASSAR, UJUNGJARI. COM — Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Antang di Kota Makassar kini berada dalam kondisi kritis. Lahan yang tersedia disebut hampir tidak lagi mampu menampung volume sampah harian yang terus meningkat.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Makassar, Helmy Budiman, mengungkapkan bahwa kapasitas TPA Antang semakin terbatas.

“Lahan TPA Antang hanya tersisa sekitar 22 hektar dengan ketinggian sampah yang sudah mendekati 20 meter dan volume diperkirakan mencapai 3 juta ton,” ujarnya.

Kondisi ini mendorong Pemerintah Kota Makassar untuk mempercepat realisasi proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL).

Proyek tersebut merupakan bagian dari Proyek Strategis Nasional yang telah ditetapkan sejak 2018 melalui Peraturan Presiden Nomor 35.

Pemerintah menargetkan fasilitas PSEL dapat beroperasi penuh pada tahun 2029, sehingga manfaatnya dapat langsung dirasakan oleh masyarakat, khususnya dalam mengurangi beban TPA Antang sekaligus menghasilkan energi listrik dari sampah.

Adapun masa konstruksi proyek ini diperkirakan akan berlangsung selama dua hingga tiga tahun. Dengan percepatan tersebut, diharapkan persoalan penumpukan sampah di Makassar dapat teratasi secara berkelanjutan.  (**)

Exit mobile version