MALILI,UJUNGJARI.COM–Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, UKM dan Perindustrian Kabupaten Luwu Timur, Senfry Oktavianus, mewakili Bupati Luwu Timur membuka secara resmi kegiatan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Perkoperasian yang digelar di Aula Sikumbang, Kecamatan Tomoni, Rabu (8/4/2026).
Kegiatan ini diikuti sebanyak 30 peserta yang terdiri dari unsur pengurus, pengawas, dan pengelola koperasi dari berbagai wilayah di Luwu Timur.
Dalam sambutannya, Senfry Oktavianus menyampaikan bahwa koperasi merupakan salah satu pilar utama dalam sistem perekonomian nasional yang berlandaskan pada asas kekeluargaan dan gotong royong.
“Keberadaan koperasi bukan hanya sebagai entitas ekonomi semata, tetapi juga sebagai wadah pemberdayaan masyarakat dalam meningkatkan kesejahteraan secara bersama-sama,” ujarnya.
Ia menambahkan, dalam konteks pembangunan daerah, koperasi memiliki peran yang sangat strategis dalam memperkuat ekonomi kerakyatan, khususnya di tingkat lokal.
Namun demikian, Senfry mengakui bahwa hingga saat ini masih terdapat berbagai tantangan yang dihadapi oleh koperasi. Di antaranya adalah keterbatasan kualitas sumber daya manusia, belum optimalnya tata kelola kelembagaan, lemahnya manajemen usaha, serta rendahnya kemampuan dalam mengakses pasar dan pembiayaan.
“Di sisi lain, perkembangan teknologi digital yang begitu pesat juga menuntut koperasi untuk mampu beradaptasi agar tidak tertinggal,” jelasnya.
Melalui pelaksanaan Diklat Perkoperasian ini, Senfry berharap para peserta dapat meningkatkan kapasitas dan kompetensinya dalam mengelola koperasi secara profesional, transparan, dan akuntabel.
“Dengan SDM yang unggul dan tata kelola yang baik, koperasi diharapkan mampu menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat serta berkontribusi nyata dalam pembangunan daerah,” tutupnya. (*)
