BANTUL, UJUNGJARI.COM — PSM Makassar tidak akan terpaku pada individu lawan saat menghadapi PSIM Yogyakarta dalam lanjutan pekan ke-27 Super League 2025/2026.
Asisten pelatih Ahmad Amiruddin menegaskan, kekuatan utama tim tuan rumah justru terletak pada permainan kolektif yang agresif dan kompak.
Pertandingan yang akan digelar di Stadion Sultan Agung, Bantul, Jumat (10/4/2026) pukul 16.30 WITA ini diprediksi berlangsung ketat.
Juku Eja dituntut tampil disiplin dan solid di semua lini untuk meredam tekanan PSIM.
Amiruddin menekankan, timnya tidak memberi perhatian khusus pada satu atau dua pemain saja.
Menurutnya, seluruh pemain PSIM memiliki kualitas yang merata dan bisa menjadi ancaman jika dibiarkan mengembangkan permainan.
“Kami tidak fokus pada individu, tapi pada kekuatan tim mereka secara keseluruhan. PSIM bermain agresif dan kompak, itu yang harus kami antisipasi,” ujarnya.
PSM memilih pendekatan kolektif dalam mengantisipasi serangan lawan, terutama dengan menjaga koordinasi antarlini.
Lini pertahanan yang dikomandoi Yuran Fernandes juga diingatkan untuk sigap dalam menghentikan pergerakan pemain PSIM yang memasuki area berbahaya.
Selain itu, evaluasi turut menjadi perhatian tim pelatih, khususnya dalam aspek pressing. Pada laga sebelumnya, tekanan dinilai belum berjalan optimal dan kurang kompak.
Perbaikan dalam hal ini diharapkan mampu meredam agresivitas PSIM sepanjang pertandingan.
Dengan persiapan yang matang, PSM Makassar bertekad tampil maksimal demi membawa pulang hasil positif dari Bantul. Fokus, disiplin, dan kerja sama tim menjadi kunci bagi Juku Eja untuk meraih poin dalam laga ini. (**)
